Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Festival Tanglong Kembali Meriahkan Malam Takbiran di Tanah Bumbu, Hadiah Disiapkan Rp132 Juta

Zulqarnain RB • Jumat, 13 Maret 2026 | 13:30 WIB

PAWAI: Warga mengikuti pawai tanglong pada malam takbiran Idulfitri di Tanah Bumbu pada 2025 lalu. Festival ini menjadi tradisi masyarakat dalam menyambut hari raya. (Foto: Rahmiadi untuk Radar)
PAWAI: Warga mengikuti pawai tanglong pada malam takbiran Idulfitri di Tanah Bumbu pada 2025 lalu. Festival ini menjadi tradisi masyarakat dalam menyambut hari raya. (Foto: Rahmiadi untuk Radar)

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan kembali menggelar Festival Tanglong untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah. Tradisi pawai lampion khas masyarakat pesisir tersebut disiapkan dengan total hadiah mencapai Rp132 juta.

Festival ini terbuka bagi peserta dari kalangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun masyarakat umum. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan warga dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengajak masyarakat untuk ikut serta meramaikan festival yang telah menjadi bagian dari tradisi malam takbiran di Tanah Bumbu.

“Kami berharap Festival Tanglong ini dapat terus menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tanah Bumbu sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Idulfitri,” ujarnya.

Kegiatan akan digelar di dua lokasi, yakni Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Kusan Hilir. Di Simpang Empat, festival dimulai dan berakhir di lapangan depan Masjid Agung Al-Falah Gunung Antasari. Sementara di Kusan Hilir, titik start dan finish berada di depan Gedung 7 Februari Pagatan.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 11 hingga 17 Maret 2026 di Bagian Kesejahteraan Rakyat Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Sejumlah warga menyambut positif rencana penyelenggaraan festival tersebut. Menurut mereka, pawai tanglong menjadi salah satu tradisi yang selalu dinantikan setiap malam takbiran.

Rahmat, warga Batulicin, mengatakan festival tersebut biasanya menghadirkan suasana malam takbiran yang lebih meriah dan menjadi hiburan bagi masyarakat.

"Banyak kelompok membawa tanglong dengan berbagai bentuk. Anak-anak juga senang melihatnya,” katanya.

Hal serupa disampaikan Siti Aisyah, warga Pagatan. Ia menilai festival tanglong tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat di momen Idulfitri.

“Kalau ada festival seperti ini, suasana takbiran terasa lebih hidup. Warga juga bisa berkumpul dan merayakan bersama,” ujarnya.

Editor : Arif Subekti
#takbiran #Tanah Bumbu #Tanglong #idulfiri #batulicin