BANJARMASIN-Suasana berbuka puasa di Masjid Ar Rahim, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ramadan kali ini terasa lebih lapang dan semarak setelah pengurus berhasil membebaskan lahan di samping masjid untuk dijadikan tempat khusus berbuka puasa.
Lahan baru tersebut dimanfaatkan sebagai area lesehan beralaskan tikar. Meski sederhana, tempat itu mampu menampung jemaah dalam jumlah besar yang setiap harinya terus berdatangan, termasuk musafir dan warga sekitar.
Ketua Takmir Ramadan Masjid Ar Rahim, Khairul Anam, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan para donatur dan jemaah.
"Alhamdulillah, tahun ini berbeda dari sebelumnya. Berkat bantuan para jemaah dan donatur, kami sudah memiliki tempat tersendiri untuk berbuka puasa. Lahannya cukup besar karena sudah membebaskan rumah dan tanah di samping masjid,"ujar Khairul Anam, dosen sekaligus sebagai Kepala Biro KeIslaman UNISKA, Selasa (24/2/2026).
Setiap hari, panitia menyiapkan sekitar 250 hingga 275 porsi makanan. Khairul memastikan seluruh jemaah yang datang tetap terlayani dengan baik.
Tak hanya dari sisi tempat, menu berbuka pun kini lebih variatif. Jika sebelumnya hanya menyajikan bubur, kini jemaah dapat menikmati beragam hidangan seperti rawon, soto ayam, dan menu lainnya.
"Dulu memang bubur terus. Tapi ada saran dari jemaah dan alhamdulillah dananya mencukupi, jadi sekarang menunya lebih bervariasi. Semua tergantung pada ketersediaan dana," jelasnya.
Untuk 10 hari terakhir Ramadan, pengurus juga berencana menggelar sahur bersama di masjid. Berbeda dari tahun sebelumnya yang dibagikan dalam bentuk bungkus, tahun ini sahur akan disantap bersama di lokasi.
"Kami ingin ada kebersamaan. Duduk bersama, makan nasi hangat dengan lauk dan kuahnya. Supaya terjalin keakraban antarjemaah,"tambahnya.
Selain kegiatan buka dan sahur bersama, pengurus tetap membuka penerimaan zakat fitrah maupun zakat maal."Hasil pengumpulan zakat tersebut diprioritaskan bagi jemaah yang sudah sepuh, warga sekitar, serta para mustahik yang berhak menerima," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti