Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diprediksi Sejuta Lebih Jemaah Datang, Haul Guru Zuhdi Libatkan 12 Ribu Relawan

Zulvan Rahmatan • Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:47 WIB
DAGING SAPI: Relawan haul ke-6 Guru Zuhdi memasak di dapur umum. Persiapan terus dilakukan menjelang puncak haul hari ini.
DAGING SAPI: Relawan haul ke-6 Guru Zuhdi memasak di dapur umum. Persiapan terus dilakukan menjelang puncak haul hari ini.

BANJARMASIN - Haul ke-6 KH Zuhdiannor atau Guru Zuhdi digelar malam ini. Sejumlah aktivitas relawan, warga dan panitia sudah tampak ramai sejak satu hari menjelang pelaksanaan. Jumat (13/2) kemarin.

Kawasan depan Kubah Guru Zuhdi sudah terpasang kain dan pernak-pernik dekorasi. Di sisi lain, dapur umum di kawasan tersebut tak mau kalah. Tiga ekor sapi dimasak, warga dan relawan bahu membahu mengolah daging tersebut untuk dijadikan lauk sajian jemaah haul. “Dari tiga sapi ini targetnya 6.000 porsi,” ujar Ketua Umum Majelis Tabarruk (Majta) Banjarmasin, M Nidauddin.

Sementara itu, sebanyak 12.058 relawan disiagakan pada pelaksanaan Haul tahun ini. Ribuan relawan tersebut disebar ke sembilan zona darat dan satu zona air di sejumlah titik di kawasan strategis.

Relawan menerapkan sistem zonasi untuk mempermudah koordinasi dalam melayani jemaah. Termasuk mengatur arus pergerakan dan memastikan kebutuhan jemaah di berbagai titik terlayani.

Sistem zonasi terbagi menjadi sembilan. Di antaranya, Zona 1 meliputi seluruh area Kubah Guru Zuhdi dan Kelurahan Antasan Kecil Timur. Zona 2 wilayah dari Jembatan Kembar di Jalan Sulawesi hingga Kelurahan Sungai Jingah.

Sementara, di Zona 3 berada di kawasan KTC atau Komplek Taman Citra. Zona 4 meliputi kawasan Jahri Saleh. Zona 5 membentang dari Jembatan Kembar hingga kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Zona 6 berada di wilayah Kelurahan Sungai Miai.

Untuk Zona 7 mencakup sepanjang Jalan Brigjen Hasan Basri (Kayutangi), Zona 8 membentang dari Bundaran Hasanudin HM hingga Jembatan Banua Anyar dan Zona 9 meliputi seluruh area Kelurahan Seberang Masjid hingga kawasan Gatot Subroto. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan satu zona khusus jalur air untuk mendukung mobilitas dan distribusi layanan.

Sisi lain, sekitar 450 personel gabungan dari kepolisian bakal dikerahkan sejak pagi. Mereka menyiapkan kendaraan khusus, termasuk dapur lapangan dan water treatment. Kemudian ada layanan kesehatan di lapangan melalui Bidokkes Polda Kalsel.

Sementara, Satlantas Polresta Banjarmasin menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan yang bersifat situasional di sekitar kawasan kubah, tepatnya di Jalan Belakang Masjid Jami.

Tal hanya melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik rawan penumpukan arus. Rekayasa lalu lintas, penutupan jalan, akan diterapkan jika kepadatan mulai mengganggu kelancaran pergerakan jemaah. “Buka tutup arus akan situasional. Melihat situasi di lapangan jika terjadi titik yang terlalu padat di ruas tertentu,” terang Kasubnit 3 Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin, Aiptu Budiono.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, M Ramadhan menerangkan, di 9 zona tersebut terdapat 29 posko kesehatan dengan jumlah tenaga 120 relawan. Mereka berasal tenaga kesehatan dari Puskesmas, RSUD Ulin, RSUD Sultan Suriansyah, RSUD Anshari Saleh, RS TPT, RS Islam dan RS Suaka Insan. “Ada juga 40 ambulans yang sudah disiapkan untuk antisipasi, termasuk di dermaga,” jelasnya.

Jelang pelaksanaan haul, sejumlah jemaah mulai berdatangan. Sebagian dari mereka sudah ada yang menginap di rumah warga, teramasuk menggunakan kawasan Masjid Jami untuk beristirahat. Panitia memperkirakan, jemaah tahun ini diprediksi lebih dari satu juta jiwa.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#jemaah #Haul #banjarmasin #Guru Zuhdi #relawan