BANJARMASIN-Pelaksanaan Haul Guru Zuhdi ke-6 di Kompleks Kubah Guru Zuhdi, Jalan Masjid Jami, Banjarmasin Utara, tinggal menghitung hari. Panitia memastikan seluruh persiapan utama hampir rampung.
Haul yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 itu diperkirakan akan dihadiri sekitar satu juta jemaah dari berbagai daerah. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia telah membagi area pelaksanaan menjadi sembilan zona.
Ketua Umum Majta Banjarmasin, Muhammad Nidauddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) dan dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan.
Sebagai bagian dari sterilisasi dan persiapan teknis di area pusat kegiatan, panitia memutuskan menutup sementara kubah dari peziarah umum menjelang hari pelaksanaan.
"Kubah ditutup dari peziarah untuk persiapan pada H-1, Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 18.00 Wita. Jadi malam Sabtu sudah tidak ada lagi ziarah umum," jelas Nidauddin.
Antusiasme jemaah pada haul tahun ini diprediksi meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Panitia memperkirakan kehadiran jemaah tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga dari luar daerah hingga luar provinsi.
"Kemungkinan jemaah datang dari Amuntai, Barabai, sampai Kalimantan Tengah. Biasanya mereka berkoordinasi melalui zona-zona untuk kebutuhan lahan parkir," tambahnya.
Pengamanan juga menjadi perhatian serius. Polda Kalimantan Selatan bersama Polresta Banjarmasin telah menyiapkan personel untuk mengamankan jalur lalu lintas maupun area kegiatan.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh pengamanan haul Guru Zuhdi. Hal itu disampaikannya usai penyerahan seekor sapi dari Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin kepada panitia haul.
"Pada pelaksanaan haul Guru Zuhdi tanggal 14 Februari 2026 nanti, kami dari Polda Kalsel menurunkan personel untuk pengamanan kegiatan. Kami juga menyiapkan kendaraan operasional lapangan serta membantu jemaah, termasuk kebutuhan makan dan minum," ujarnya, Sabtu (7/2/2026) siang.
Selain pengamanan, Polda Kalsel juga menyiapkan layanan kesehatan lapangan bagi jemaah yang membutuhkan pertolongan medis selama kegiatan berlangsung.
"Kami menyiapkan tenaga dan layanan kesehatan di sekitar lokasi. Jika ada jemaah yang memerlukan bantuan obat-obatan atau penanganan medis, silakan mendatangi petugas kami," tambah Kapolda.
Rosyanto Yudha mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti rangkaian haul dengan tertib dan menjaga keamanan bersama.
"Jangan ragu meminta bantuan kepada petugas kepolisian maupun relawan yang bertugas di lapangan," pintanya.
Editor : Arif Subekti