PELAIHARI – Anggota Komisi II DPRD Tanah Laut (Tala), H Zainul Abidin, menegaskan perlunya pembaruan dan penyusunan ulang soal lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Legislator Partai Gerindra itu menilai langkah tersebut penting untuk menjamin objektivitas dan kualitas penyelenggaraan MTQ di daerah.
“Ketika lomba seperti cerdas cermat, hadis, atau tafsir, sebaiknya ada tim khusus yang menyiapkan soal. Dengan begitu, peserta benar-benar diuji dari kemampuan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an, bukan hanya hafalan,” tegasnya.
Zainul menyoroti potensi ketidakadilan bila soal tidak diperbarui secara berkala. Ia menilai, kondisi itu bisa menguntungkan peserta tertentu yang sudah mengetahui pola soal sebelumnya. “Kalau soal tidak dirumuskan dengan baik dan ada yang hafal paketnya, tentu merugikan peserta lain. Pembaruan soal adalah bentuk penghargaan bagi yang benar-benar siap,” ujarnya.
Politisi asal Panyipatan ini juga menilai pelatihan bagi dewan hakim dan juri MTQ sangat penting untuk menjaga integritas penilaian. “Hakim dan juri harus dibekali pengetahuan dan etika agar adil dan profesional. LPTQ Tala harus berani berbenah,” tandasnya.
Zainul berharap langkah pembaruan ini menjadi bagian dari reformasi sistemik dalam pembinaan keagamaan di Tanah Laut.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief