Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Santri Tanah Laut Berprestasi, DPRD Minta MQK Ditingkatkan ke Level Lebih Tinggi

Norsalim Yahya • Minggu, 12 Oktober 2025 | 09:27 WIB
TINGKATKAN : Anggota Komisi II DPRD Tala, H Zainul Abidin (tengah) foto bersama dengan Pimpinan Ponpes Asy Syuhada sekaligus KH Ahmad Syarifuddin Noor. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
TINGKATKAN : Anggota Komisi II DPRD Tala, H Zainul Abidin (tengah) foto bersama dengan Pimpinan Ponpes Asy Syuhada sekaligus KH Ahmad Syarifuddin Noor. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

PELAIHARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kegiatan keagamaan, salah satunya melalui ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-8 tingkat kabupaten yang digelar di Pondok Pesantren Asy Syuhada Pelaihari.

Anggota Komisi II DPRD Tala, H Zainul Abidin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti ratusan santri tersebut. Menurutnya, dukungan anggaran dari Pemkab Tala tahun ini berhasil menghadirkan penyelenggaraan yang lebih semarak dan bermakna.

“Untuk tahun ini luar biasa. Ada peningkatan yang sangat terasa, baik dari sisi pelaksanaan, partisipasi santri, maupun antusiasme masyarakat,” ujar Zainul, Minggu (12/10/2025).

Selain itu, Politisi dari Partai Gerindra ini juga memberikan masukan strategis agar MQK ke depan bisa dikembangkan lebih besar dan menjadi ajang bergengsi di tingkat nasional bahkan internasional.

“Tala ini punya potensi besar. Santri kita pernah juara umum tingkat provinsi, bahkan ada yang berprestasi sampai tingkat internasional. Ini harus terus kita perkuat dengan dukungan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Zainul menilai, popularitas MQK kini mulai menyaingi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Fenomena ini, katanya, menjadi sinyal positif bahwa minat santri terhadap kajian kitab kuning semakin tumbuh.

“MQK ini punya nilai strategis karena fokus pada pendalaman kitab kuning yakni sebagai sumber ilmu agama seperti tauhid, fiqih, akhlak, dan hadis. Semakin banyak santri ikut, semakin kuat pula pondasi keagamaan masyarakat kita,” ungkap anggota dewan dari dapil III.

Politisi yang dikenal dekat dengan kalangan pesantren ini juga memastikan bahwa DPRD Tala solid mendukung kegiatan keagamaan seperti MQK.

“Alhamdulillah kami di dewan sangat mendukung. Ketua Komisi II, Pak Haji Agus, juga punya perhatian besar terhadap kegiatan ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, MQK ke-8 Tala diikuti 540 santri dari 19 pondok pesantren, yang berkompetisi dalam 26 cabang lomba di tiga jenjang: Ula (SD/MI), Wustha (SMP/MTs), dan Ulya (SMA/MA). 

Editor : Arif Subekti
#dprd #Tanah Laut #MTQ #Tala