BANJARMASIN — Setelah digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, program nikah massal yang diinisiasi Kementerian Agama akan hadir di Banjarmasin.
Sebanyak 325 pasangan dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan akan mengikuti nikah massal serentak pada Rabu besok (23/7).
Berlangsung di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin. Namun, hanya lima pasangan yang akan menikah secara simbolis di sini.
Sisanya melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing daerah dan mengikuti acara di Banjarmasin secara virtual.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, Muhammad Tambrin mengatakan nikah massal ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan pernikahan warga sah secara agama dan hukum negara.
"Seluruh pasangan sudah menjalani proses administrasi resmi dan tercatat di aplikasi SIMKAH milik Kemenag. Proses dimulai dari kelurahan atau kepala desa masing-masing," jelasnya, Senin (21/7).
Dengan dukungan Ikatan Penghulu Indonesia, pelaminan dibuat dengan adat Banjar, lengkap dengan busana dan mahar khas daerah.
Pemilihan waktu di bulan Muharram pun punya makna khusus karena karena menyimpan banyak kisah mukjizat, seperti Nabi Nuh yang selamat dari banjir, Nabi Ibrahim dari api, dan Nabi Musa yang berhasil menyeberangi Laut Merah.
"Kami berharap ini membawa keberkahan bagi para pasangan. Semoga mereka bisa membangun rumah tangga yang kuat, seperti para nabi saat menghadapi ujian hidup," ujar Tambrin.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief