Puja Mandela Rilis Single Kelima, Angkat Cerita Keluarga lewat “Baru Kemarin”

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:57 WIB
RILIS SINGLE: Puja Mandela memainkan gitar dalam dokumentasi karya musiknya. Musisi asal Batulicin ini baru merilis single kelima berjudul “Baru Kemarin”. (Foto: Puja Mandela untuk Radar Banjarmasin)
RILIS SINGLE: Puja Mandela memainkan gitar dalam dokumentasi karya musiknya. Musisi asal Batulicin ini baru merilis single kelima berjudul “Baru Kemarin”. (Foto: Puja Mandela untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN – Jurnalis sekaligus musisi asal Batulicin, Puja Mandela, merilis single kelima berjudul “Baru Kemarin”. Lagu ini mengangkat tema waktu, pertumbuhan anak, dan hubungan orang tua dengan anak.

Tema tersebut muncul dalam penggalan lirik, “Rasanya baru kemarin / kau berteriak di ruang bersalin. Rasanya baru kemarin / susu hangat kubuat terlalu dingin.”

Dalam produksi lagu ini, Puja bekerja sama dengan Prima Yuda Prawira sebagai produser. Puja mengisi vokal, gitar utama, dan harmonika. Yuda memainkan drum, sedangkan Erwin Sebastian, bassis Senja Djingga, mengisi gitar ritme dan bass.

Lagu “Baru Kemarin” menggunakan lirik tanpa pengulangan. Setiap bagian memuat kalimat dan cerita berbeda. Pola serupa juga digunakan Puja dalam sejumlah lagunya, antara lain “Rubrik Bencana”, “Cerita yang Lalu”, dan “Batulicin”.

Puja mengatakan, ide awal lagu tersebut muncul setelah mendengarkan “Semacam Kasih Sayang” karya Pidi Baiq yang dibawakan The Panasdalam Bank. Ia kemudian mengembangkan gagasan itu berdasarkan pengalaman pribadinya.

“Di bagian awal, sebenarnya saya merasa berdialog dengan diri saya sendiri di masa lalu. Karena itulah covernya adalah potret saya saat berusia dua tahun,” kata Puja, Ahad (11/10).

Video musik “Baru Kemarin” digarap Wisjie, pemuda asal Satui. Video tersebut menampilkan Puja bersama tokoh masyarakat Pagatan, Andi Satria Jaya, dan Nada, anak Puja.

Dalam beberapa adegan, Puja dan Andi Jaya terlihat berada di sebuah rumah kayu dengan album foto klasik dan kaset pita. Properti tersebut menjadi bagian dari latar video musik.

Andi Jaya lahir pada 1963, sedangkan Puja lahir pada 1989. Keduanya telah lama bersahabat. Dalam video musik tersebut, Nada turut tampil sebagai bagian dari cerita yang melibatkan Puja dan Andi Jaya.

Puja Mandela sebelumnya merilis lagu “Batulicin”, sebuah lagu folk yang merekam kenangan tentang kota yang membesarkannya melalui fragmen kehidupan sehari-hari. Lagu tersebut tersedia di berbagai platform streaming digital, termasuk Spotify, YouTube Music, dan Apple Music.

Editor : Arif Subekti
Andi Jaya lahir pada 1963 sedangkan Puja lahir pada 1989 Lagu “Baru Kemarin” menggunakan lirik tanpa pengulangan. Setiap bagian memuat kalimat dan cerita berbeda Jurnalis sekaligus musisi asal Batulicin lagu folk yang merekam kenangan tentang kota