RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,– Potensi wisata Gua Batu Sawar di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus dikembangkan.
Tebing Batu Sawar kini memiliki dua jalur panjat tebing baru dengan tingkat ketinggian berbeda.
Dua jalur tersebut masing-masing memiliki ketinggian 90 meter untuk petualang melalui jalur adventure climbing dan 20 meter untuk jalur umum atau fun climbing.
Pembukaan jalur dilakukan melalui kegiatan “Sawar Rock Traditional Climbing Himalaya Style” yang melibatkan pemanjat gabungan pada 18-20 September 2026.
Koordinator kegiatan, Muhammad Mukhlis mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan wisata minat khusus panjat tebing alam kepada para pemanjat maupun masyarakat yang menggemari wisata petualangan.
Menurutnya, keberadaan jalur baru tersebut juga menjadi peluang untuk mengembangkan potensi wisata di Desa Nateh.
Terlebih, desa tersebut saat ini telah memiliki kawasan wisata Goa Sawar yang dikelola masyarakat.
“Terlebih lagi di wilayah Desa Nateh HST memiliki potensi tebing-tebing alam yang cukup banyak. Kita ingin mengoptimalkan potensi tersebut agar bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Ia menambahkan jalur dengan ketinggian 90 meter dapat menjadi pilihan bagi pemanjat yang ingin merasakan tantangan adventure climbing, sedangkan jalur 20 meter dapat digunakan untuk masyarakat umum yang ingin mencoba aktivitas panjat tebing.
Mukhlis menyebut pembukaan jalur tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi tebing alam di Desa Nateh sebagai bagian dari wisata petualangan.
"Keberadaan jalur panjat tebing baru diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pemanjat serta kelestarian kawasan alam," pungkasnya.
Pembukaan jalur tersebut melibatkan sejumlah komunitas dan organisasi, di antaranya FPTI Kalsel, FPTI HST, Vertical Rescue Kalsel, TRM, Skasaba Rescue, Gambah Training Center (GTC), LEO Outdoor HST, Murakata Outdoor Service, Sispala Tunas Banua, Mapala Uniska, Ranix Climbing Club, HST Sport Climbing, Pemanjat Kalcer, BPK Rama, pengelola Wisata Goa Sawar dan masyarakat Desa Nateh.
Editor : Fauzan Ridhani