RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM - Kontroversi mewarnai rangkaian Loop Tour Ed Sheeran di Amerika setelah rapper Macklemore dicoret dari daftar musisi pendamping. Macklemore sebelumnya menyebut dirinya dikeluarkan dari tur karena aksi solidaritasnya kepada Palestina. Namun, Ed Sheeran menegaskan keputusan tersebut bukan berasal darinya, melainkan dari promotor tur.
Kontroversi bermula setelah Macklemore meneriakkan “Free Palestine!” saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey, pada 5 September lalu. Ia juga membawakan lagu Hind’s Hall, yang berkisah tentang Hind Rajab, anak Palestina berusia lima tahun yang tewas dalam perang Gaza pada 2024.
Macklemore mengatakan sejumlah lokasi konser di Amerika kemudian memberi tahu promotor bahwa mereka tidak akan mengizinkannya tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran. Ia juga menuding miliarder Robert Kraft menggalang dukungan untuk menentang dirinya.
Kraft kemudian menyatakan keputusan membatalkan penampilan Macklemore berkaitan dengan komentar-komentar terbarunya serta riwayat pernyataan dan penggunaan simbol yang menurutnya bersifat antisemit dan menyakiti komunitas Yahudi. Sementara itu, pejabat Israel secara konsisten menolak tuduhan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.
Ed Sheeran kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial. “Macklemore dikeluarkan dari Loop Tour adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya,” tulisnya.
Penyanyi asal Inggris itu mengatakan dirinya tidak ingin mengecewakan penggemar maupun meninggalkan kru dan musisi yang bergantung pada tur tersebut sebagai sumber pekerjaan. Ed Sheeran juga menegaskan tidak akan mengambil posisi dalam konflik Israel-Palestina.
“Saya memilih menggunakan ketenaran dan platform saya sebagai tempat yang aman,” ujar Ed Sheeran, seraya mengatakan ingin menjaga diplomasi dan mempertahankan percakapan tetap terbuka.
Editor : Tia Lalita Novitri