Sineas Banjarmasin Garap Misteri Rumah Puang, Syuting Mulai 18 Agustus

Tia Lalita Novitri • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:52 WIB
PEMERAN: Sutradara Misteri Rumah Puang, Iqbal Albanjari memperkenalkan sederet pemeran. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)
PEMERAN: Sutradara Misteri Rumah Puang, Iqbal Albanjari memperkenalkan sederet pemeran. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Sineas Banjarmasin kembali menghadirkan karya layar lebar. Dinda Cinema Pictures memproduksi film bergenre petualangan berjudul Misteri Rumah Puang.

Film tersebut mulai menjalani proses syuting pada Selasa (18/8/2026). Sebelumnya, syukuran dan seremoni dimulainya produksi digelar di Jungle Coffee Banjarmasin, Senin (17/8/2026) malam.

Sutradara Misteri Rumah Puang, Iqbal Albanjari mengatakan, film ini mengangkat cerita petualangan lima anak dalam mengungkap misteri sebuah rumah kosong atau rumah puang dalam bahasa Banjar.

Rumah tersebut berada di sekitar lingkungan sekolah mereka. Misteri yang diangkat berkaitan dengan tindak kriminal yang terjadi di rumah tersebut.

“Film ini menceritakan petualangan anak-anak dalam memecahkan misteri yang ada di rumah puang,” terang Iqbal.

MOMEN: Seluruh tim produksi Misteri Rumah Puang mengabadikan momen bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)
MOMEN: Seluruh tim produksi Misteri Rumah Puang mengabadikan momen bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)

Untuk pemeran, tim produksi sebelumnya membuka casting yang diikuti ratusan anak. Sebanyak 80 di antaranya terpilih mewakili sejumlah sekolah di Banjarmasin.

Pengambilan gambar berlangsung selama 10 hari. Lokasi syuting didominasi Kota Banjarmasin dan sebagian berada di Kabupaten Banjar.

Produser film, Yusuf, mengatakan bahwa produksi film ini menelan biaya sekitar Rp500 juta. Anggaran tersebut sepenuhnya berasal dari pendanaan mandiri dan tidak menggunakan APBD.

“Budget film ini Rp500 juta dari pendanaan mandiri,” bebernya.

SAPA: Produser Misteri Rumah Puang, Muhammad Yusuf menyapa undangan. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)
SAPA: Produser Misteri Rumah Puang, Muhammad Yusuf menyapa undangan. (Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin)

Selain mengembangkan potensi sineas lokal, film ini juga ditargetkan menjadi media untuk memperkenalkan Banjarmasin lebih luas. “Produksi melibatkan sejumlah pihak, termasuk komunitas Laung Kuning,” sebutnya.

Dari sisi teknis, film menggunakan peralatan audio visual berstandar Hollywood. Sehingga memenuhi standar penayangan film di bioskop-bioskop kenamaan dalam dan luar negeri.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda turut mengapresiasi produksi Misteri Rumah Puang. Ia menilai film dapat menjadi salah satu sarana memperkuat citra Banjarmasin melalui karya dan sumber daya manusia.

“Banjarmasin tak hanya dikenal sebagai kota pusat perdagangan dan jasa. Layaknya Korea Selatan, kami juga ingin Banjarmasin unggul karena SDM dan karyanya,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan film tersebut turut mengenalkan sejumlah lokasi di Banjarmasin sehingga dapat menarik masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung.

Ananda juga menegaskan produksi Misteri Rumah Puang tidak menggunakan anggaran APBD. Pemko Banjarmasin pun siap memberikan dukungan sesuai kewenangan.

“Ini nol rupiah dari APBD, sehingga apa yang bisa kami bantu akan dibantu,” tegasnya.

Misteri Rumah Puang dijadwalkan tayang di bioskop pada Desember 2026. Salah satu lokasi penayangannya yang direncanakan adalah KCM Belitung Banjarmasin. (tia)

Editor : Tia Lalita Novitri
Misteri Rumah Puang Dinda Cinema Pictures bioskop banjarmasin Film