Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rhoma Irama Bakal Manggung di Siring Laut Kotabaru, Bangkitkan Kenangan Memori Konser 1988 di Stadion GOR Bamega 

Jumain Radar Banjarmasin • Jumat, 5 Juni 2026 | 15:14 WIB
RAJA DANGDUT: Penampilan Rhoma Irama saat konser yang di posting di akun Instagramnya.(Foto:@rhoma_official).
RAJA DANGDUT: Penampilan Rhoma Irama saat konser yang di posting di akun Instagramnya.(Foto:@rhoma_official).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Magnet Sang Raja Dangdut, H Rhoma Irama tampaknya belum memudar sama sekali. Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Kotabaru ke-76, Raja Dangdut Tanah Air ini dipastikan bakal tampil Siring Laut pada Sabtu malam (6/6/2026). 

Penampilan legendaris bersama Soneta Band ini diprediksi akan menjadi puncak pesta rakyat paling kolosal di Bumi Saijaan tahun ini.

Antusiasme luar biasa tidak hanya datang dari barisan penggemar, tetapi juga dari sang sang legenda sendiri. 

Berdasarkan penelusuran Radar Banjarmasin di lapangan, Rhoma Irama rupanya sudah mendarat dan berada di Kotabaru sejak Kamis (4/6/2026). 

Kehadiran Sang Raja Dangdut yang lebih awal ini sontak membuat atmosfer Bumi Saijaan ini kian semarak, memicu gelombang desas-desus positif di tengah masyarakat yang sudah tidak sabar menantikan petikan gitar buntungnya yang legendaris.

Bagi masyarakat lokal, kedatangan pelantun lagu Begadang ini bukanlah hal baru, melainkan sebuah reuni akbar yang sarat emosi. 

Nasarudin (54), salah seorang warga Desa Dirgahayu Kotabaru, menuturkan ingatannya bahwa sepanjang sejarah, Rhoma Irama tercatat sudah lebih dari lima kali menghibur warga Kotabaru.

Namun, dari sekian banyak lawatan, ada satu momen yang tak akan pernah terhapus dari memorinya. Yakni, saat Konser Akbar tahun 1988 di Stadion GOR Bamega.

"Waktu itu saya masih kelas II SMP. Stadion benar-benar tumpah ruah bagai lautan manusia. Yang paling luar biasa, penampilannya dijadwalkan malam hari, tapi warga dari berbagai pelosok sudah berdatangan dan menggelar tikar sejak subuh hari,” ingatnya. 

"Padahal lanjutnya cuaca saat itu sedang diterjang badai, tapi kecintaan warga pada Rhoma mengalahkan segalanya," kenang Nasarudin.

Puluhan tahun berlalu, rambut boleh memutih, namun kecintaan Nasarudin terhadap karya-karya Sang Raja Dangdut tetap membara. 

Momentum Harjad ke-76 ini ia jadikan sebagai ajang nostalgia mutlak untuk memutar kembali memori masa kecil hingga masa bujangnya melalui bait-bait lagu Soneta yang sarat akan dakwah dan kritik sosial.

Demi memastikan dirinya mendapat sudut pandang terbaik, Nasarudin bahkan sudah menyusun strategi matang untuk berburu tempat di Siring Laut.

"Pokoknya sore setelah ashar saya harus sudah berdiri di barisan depan. Saya sangat yakin, kalau meleset sedikit saja, lapangan Siring Laut pasti sudah dikepung ribuan orang lain yang punya niat sama dengan saya," tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Siring Laut #Raja Dangdut #konser #kabupaten kotabaru #rhoma irama