Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Eksis Sejak Era 80-an, Warga Kabupaten HSS masih Berburu Barang Antik di Pasar Loak Kandangan 

M Padil Ihsan • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:29 WIB
PADAT: Suasana Pasar Loak Kandangan Jumat (5/6/2026) pagi.(Foto: M Padil Ihsan/Radar Banjarmasin) 
PADAT: Suasana Pasar Loak Kandangan Jumat (5/6/2026) pagi.(Foto: M Padil Ihsan/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Suasana berbeda terlihat di Jalan Rahmah Bahran, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Setiap Selasa dan Jumat, sejak pagi hingga siang hari, ruas jalan tersebut dipenuhi pedagang dan pembeli yang memadati Pasar Loak Kandangan. 

Pasar loak tersebut sudah lama menjadi tempat berburu barang bekas dan barang antik di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

JUAL BERAGAM BARANG

Beragam barang dijajakan para pedagang, mulai dari sepeda motor bekas, sepeda pancal, pakaian bekas, sparepart kendaraan, batu akik, tasbih, hingga berbagai barang koleksi bernilai sejarah.

Tidak sedikit pula pedagang yang menawarkan parang, pisau, dan perlengkapan rumah tangga bekas yang masih layak pakai.

Keramaian pasar ini tidak hanya menarik warga dari Kandangan, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar yang datang untuk mencari barang dengan harga terjangkau, maupun sekadar melihat-lihat koleksi unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

SEJARAH PASAR LOAK KANDANGAN

Salah seorang penjual sepeda bekas yang akrab disapa Kakek Rani mengatakan Pasar Loak Kandangan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten HSS sejak puluhan tahun lalu.

"Pasar loak ini sudah ada sejak sekitar tahun 80-an. Tempatnya sudah beberapa kali berpindah-pindah, sampai akhirnya bertempat di Jalan Rahmah Bahran ini," ujarnya Jumat (5/6/2026). 

Menurutnya, keberadaan pasar tersebut masih bertahan hingga sekarang karena memiliki pelanggan tersendiri, terutama mereka yang mencari barang bekas berkualitas dengan harga lebih murah dibanding barang baru.

Sementara itu, salah seorang pedagang batu akik dan barang antik asal Nagara, Udin mengaku telah berjualan di pasar tersebut selama kurang lebih tiga tahun.

Ia menawarkan berbagai koleksi, mulai dari batu akik hingga koin-koin kuno yang banyak diminati para kolektor.

"Saya dari Nagara, sudah tiga tahunan jualan di sini. Koin zaman dulu biasanya banyak dicari para kolektor barang antik ataupun mereka yang ingin menjualnya kembali untuk mengambil keuntungan," kata Udin.

Selain menjadi tempat transaksi jual beli, Pasar Loak juga menjadi ruang pertemuan bagi para pecinta barang antik dan kolektor. Mereka kerap berdiskusi, bertukar informasi, hingga menawar barang-barang yang dianggap memiliki nilai sejarah maupun nilai jual tinggi.

RAMAI PENGUNJUNG

Tak heran jika setiap kali pasar digelar, kawasan Jalan Rahmah Bahran selalu ramai dipadati pengunjung. Mulai dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak muda tampak berburu berbagai barang unik, baik untuk kebutuhan pribadi, koleksi, maupun sekadar menyalurkan hobi berburu barang lawas.

Editor : Fauzan Ridhani
#Pasar Loak #kolektor #barang bekas #Kabupaten Hulu Sungai Selatan #Kandangan