RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Panggung Saijaan Expo Kotabaru Hebat 2026 bergemuruh. Kompetisi sengit antar generasi muda islami dalam Lomba Peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Kepemudaan Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi berakhir, Rabu (3/6) malam.
Selama lima hari penuh dari Sabtu (30/5) sampai Rabu (3/6), sebanyak 137 peserta dari 15 kecamatan saling adu kemampuan dan mental.
Hasilnya, Kecamatan Pulau Sembilan sukses mencuri perhatian. Kafilah dari wilayah kepulauan ini berhasil mendominasi dan membawa pulang trofi juara di beberapa cabang bergengsi, termasuk cabang Adzan Subuh dan Ceramah Agama.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Kamaruddin, membeberkan bahwa ketatnya persaingan tahun ini menunjukkan meratanya pembinaan keagamaan di Bumi Saijaan.
Tercatat ada lima cabang yang diperlombakan secara maraton, yakni Adzan Subuh, Tilawah Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, hingga Ceramah Agama.
"Persaingan sangat ketat, kualitas peserta luar biasa. Mereka yang menjadi terbaik di ajang ini tidak boleh berpuas diri. Persiapan langsung kita lakukan karena mereka akan diproyeksikan mewakili Kabupaten Kotabaru di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan," tegas Kamaruddin.
Sementara, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengaku bangga melihat animo tinggi para peserta, khususnya mereka yang datang dari kecamatan-kecamatan jauh.
Bagi Syairi, keberanian para pemuda untuk tampil di atas panggung adalah kemenangan yang sesungguhnya.
"Kemenangan di atas panggung ini bukanlah tujuan akhir. Proses belajar dan keberanian kalian untuk tampil membumikan nilai-nilai Al-Qur'an adalah hal yang paling utama. Dari sini, kita optimistis Kotabaru tidak akan kekurangan generasi muda yang berakhlak mulia," motivasi Syairi.
Usai penyerahan tropi dan piagam penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kecamatan, tensi ketegangan kompetisi langsung cair.
Ribuan penonton yang memadati lokasi acara larut dalam syahdu. Penutupan acara kian semarak dan religius berkat penampilan spesial dari pelantun sholawat kenamaan, Rindu Muhammad Abi Haddad Alwi.
Editor : Arif Subekti