RADAR BANJARMASIN - Sabrina Chairunnisa membagikan keputusan penting dalam hidupnya. Di usia 33 tahun, ia memilih menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur dan menceritakan proses tersebut secara terbuka kepada publik.
Lewat media sosial, Sabrina mengaku awalnya sempat ragu untuk membagikan pengalaman pribadinya. Namun ia merasa banyak perempuan membutuhkan informasi mengenai prosedur tersebut.
“Membagikan hal ini bukan keputusan mudah, tapi aku merasa banyak perempuan sekarang membutuhkan informasi seperti ini,” tulis Sabrina.
Ia mengaku tak pernah membayangkan bahwa egg freezing akan menjadi bagian dari perjalanan hidupnya di usia sekarang. Menurut Sabrina, beberapa tahun terakhir hidupnya dipenuhi berbagai perubahan besar yang datang di luar rencana.
“Aku nggak pernah nyangka ini bakal jadi kegiatan harianku di usia 33,” ungkapnya.
Sabrina kemudian menceritakan perubahan hidup yang dialaminya, mulai dari mengikuti summer school hingga sempat pindah ke New York.
“Rasanya hidupku tuh sudah di luar prediksi BMKG,” tulisnya sambil bercanda.
Melalui unggahan tersebut, Sabrina juga ingin mengingatkan bahwa setiap perempuan memiliki garis waktu kehidupan yang berbeda-beda.
“Dari perjalanan ini aku pengin jadi pengingat kalau timeline hidup setiap orang berbeda,” lanjutnya.
Unggahan Sabrina langsung mendapat perhatian luas dari publik. Banyak netizen memuji keterbukaannya membahas egg freezing, topik yang masih jarang dibicarakan secara terbuka di Indonesia.
Dukungan juga datang dari mantan suami, Deddy Corbuzier, yang memberikan komentar singkat terkait keputusan Sabrina.
“I’m happy for her, as always,” tulis Deddy Corbuzier.
Editor : Tia Lalita Novitri