Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

1.000 Kilometer Syarat Jadi Anggota HDCI, 26 Rider Balikpapan Geber Harley ke Banjarmasin Rayakan Anniversary ke-36

M Idris Jian Sidik • Minggu, 17 Mei 2026 | 15:07 WIB
Anggota HDCI Banjarmasin dan HDCI Balikpapan berfoto bersama dalam rangkaian HUT Anniversary HDCI ke-36 di Banjarmasin. Kolaborasi perdana dua chapter Kalimantan ini diisi dengan kegiatan bakti sosial menyantuni anak-anak di Panti Asuhan Harapan dan Panti Asuhan Putri Nur Azizah. (M Idris Jian Sidik)
Anggota HDCI Banjarmasin dan HDCI Balikpapan berfoto bersama dalam rangkaian HUT Anniversary HDCI ke-36 di Banjarmasin. Kolaborasi perdana dua chapter Kalimantan ini diisi dengan kegiatan bakti sosial menyantuni anak-anak di Panti Asuhan Harapan dan Panti Asuhan Putri Nur Azizah. (M Idris Jian Sidik)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Bagi kebanyakan orang, touring motor jarak jauh adalah petualangan. Bagi anggota baru Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI), itu adalah ujian wajib. Sebelum resmi mengantongi kartu anggota HDCI, setiap calon anggota harus menyelesaikan touring minimum 1.000 kilometer — dan perjalanan 26 rider HDCI Balikpapan yang menggeber Harley mereka dari Kalimantan Timur menuju Banjarmasin dalam rangka HUT Anniversary ke-36 HDCI menjadi salah satu contoh nyata dari semangat tersebut.

Kolaborasi antara HDCI Banjarmasin dan HDCI Balikpapan ini merupakan yang pertama kali terjalin antara dua chapter di Kalimantan. Dan momen anniversary ke-36 dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memulai tradisi baru persaudaraan lintas provinsi di Pulau Borneo.

Ketua HDCI Kalsel, Muhammad Ferdy Perdana, menyebut kolaborasi ini bukan sekadar perayaan ulang tahun biasa — melainkan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus penguatan tali persaudaraan antar anggota HDCI di Kalimantan.

"HDCI Banjarmasin dan HDCI Balikpapan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat tali persaudaraan antaranggota HDCI di Kalimantan. Momentum ini juga menjadi penting dalam memperkuat hubungan antar chapter di Pulau Kalimantan, sekaligus melakukan bakti sosial untuk menyantuni adik-adik di panti asuhan," ujar Ferdy, Minggu (17/5/2026).

Dua panti asuhan menjadi tujuan kegiatan sosial kali ini — Panti Asuhan Harapan dan Panti Asuhan Putri Nur Azizah. Pilihan menyantuni panti asuhan bukan tanpa alasan. Arahan dari pusat HDCI secara nasional dalam perayaan anniversary ke-36 ini memang menekankan penguatan kegiatan bakti sosial — terlebih di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah bagi banyak lapisan masyarakat.

1.000 Kilometer Bukan Sekadar Angka
Di balik kemeriahan anniversary, ada filosofi olahraga yang mengakar kuat dalam tradisi HDCI. Ketua HDCI Banjarmasin, Nicoles Y Winata atau akrab dipanggil Bro Nico, menjelaskan bahwa setiap calon anggota baru wajib melewati serangkaian tahapan yang tidak ringan sebelum resmi bergabung.

Prosesnya terstruktur dan ketat. Dimulai dengan mengikuti safety riding — pembekalan wajib yang memastikan setiap anggota baru memahami standar keselamatan berkendara. Setelah itu, calon anggota wajib mengikuti event nasional sebelum akhirnya menyelesaikan touring bersama sejauh 1.000 kilometer.

"Sebelum melakukan touring seribu kilometer, kita juga mengadakan safety riding yang wajib diikuti oleh member baru. Jadi ada safety riding, kemudian mengikuti event nasional, setelah itu baru kita touring bersama seribu kilometer. Setelah memenuhi persyaratan, baru kita keluarkan kartu anggota HDCI," jelas Nico.

Dalam rombongan HDCI Balikpapan yang hadir kali ini, enam di antaranya merupakan anggota baru yang sedang menjalani proses pembinaan. Kehadiran mereka di Banjarmasin sekaligus menjadi pembelajaran langsung — menyaksikan dan merasakan sendiri bagaimana spirit brotherhood dan kepedulian sosial HDCI diwujudkan dalam aksi nyata.

"Kita mengajari langsung secara praktik. Kita contohkan langsung bahwa HDCI itu berbakti sosial, dan jiwa persaudaraan sesama biker antarpulau, antarkabupaten, dan antarkota itu sangat kental," ujar Ketua HDCI Balikpapan, H. Ahmad Rustam.

Bagi Rustam, perjalanan jauh dari Balikpapan ke Banjarmasin bukan sekadar soal jarak — melainkan tentang membangun fondasi persaudaraan yang selama ini seharusnya sudah lebih erat antarsesama rider Kalimantan.

"Saya mewakili Kalimantan Timur datang ke Kalimantan Selatan untuk mempererat brotherhood. Jangan ke Pulau Jawa dulu kalau Kalimantan belum kompak. Kita eratkan dulu yang ada di Kalimantan," tegasnya.

Semangat itulah yang ia bawa bersama 26 rider Balikpapan yang menempuh perjalanan panjang melintasi Pulau Kalimantan demi memenuhi undangan anniversary dan memulai tradisi kolaborasi antarchapter yang diharapkan terus berlanjut.

Ke depan, giliran HDCI Banjarmasin yang akan melakukan perjalanan balik ke Balikpapan untuk menggelar kegiatan serupa — termasuk bakti sosial yang menjadi agenda rutin dalam setiap kolaborasi dua chapter ini.

"Kemungkinan kita akan ke Balikpapan juga untuk mengagendakan baksos di sana. Semoga kegiatan yang kita adakan ini akan terus berlanjut," pungkas Nico.

Di atas aspal panjang yang menghubungkan Banjarmasin dan Balikpapan, persaudaraan rider Kalimantan kini terasa semakin nyata — dirayakan bukan hanya dengan deru mesin, tetapi juga dengan ketulusan hati yang diwujudkan bagi sesama.

Editor : Arif Subekti
#hdci #1000km #balikpapan #banjarmasin