RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Setiap dua pekan sekali, suasana berbeda terlihat di pinggiran Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Sebuah lapak buku sederhana berdiri di tengah keramaian warga yang menikmati sore akhir pekan.
Lapak tersebut bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang berkumpul, berdiskusi, dan menumbuhkan semangat literasi bagi masyarakat.
Kegiatan itu digelar rutin oleh Klub Buku HSS, komunitas literasi yang ingin mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat Hulu Sungai Selatan.
Menariknya, pengunjung lapak buku tidak hanya datang dari kalangan remaja dan pecinta buku. Anak-anak pun tampak antusias menikmati berbagai buku cerita, komik, hingga aktivitas menggambar yang disediakan komunitas.
Beragam jenis bacaan tersedia di lapak tersebut, mulai dari buku pendidikan, buku anak-anak, majalah, komik, hingga buku sejarah daerah maupun sejarah umum lainnya.
Ketua Klub Buku HSS, Aliyya Khairunnisa Adzahra mengatakan, seluruh koleksi buku sengaja dipilih agar bisa dinikmati berbagai kalangan usia.
“Buku yang disediakan ada buku pendidikan, buku anak-anak, majalah, komik, buku sejarah di HSS maupun sejarah lainnya,” ujarnya, Sabtu sore (9/5/2026).
Aliyya menjelaskan, komunitas tersebut lahir dari keinginan menghadirkan akses literasi yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat daerah.
Melalui lapak buku terbuka itu, Klub Buku HSS ingin membuktikan bahwa kegiatan literasi tidak harus selalu bergantung pada fasilitas di kota besar.
“Kami ingin membuktikan bahwa kalau orang mau mencari buku atau berkegiatan literasi, tidak mesti harus jauh-jauh ke Banjar dulu, di Hulu Sungai Selatan juga bisa,” katanya.
Sebagian besar koleksi buku berasal dari milik pribadi anggota komunitas, ditambah donasi dari berbagai pihak yang peduli terhadap pengembangan literasi.
“Bukunya berasal dari buku-buku pribadi kami, dan juga ada dari donasi,” tambahnya.
Selain menjadi tempat membaca santai, lapak buku tersebut juga menjadi ruang berbagi cerita dan diskusi seputar buku. Komunitas berharap kegiatan sederhana itu mampu menumbuhkan minat baca masyarakat sekaligus menarik lebih banyak generasi muda terlibat dalam gerakan literasi di HSS.
Ke depan, Klub Buku HSS berencana mengembangkan berbagai program lain seperti diskusi buku, bedah buku, hingga talkshow literasi untuk memperluas budaya membaca di tengah masyarakat.
Editor : Eddy Hardiyanto