Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Satu Dekade Lady Scooter Banjarmasin, Dari Kota Seribu Sungai Menggelar Pesta Skuteris Terbesar Se-Indonesia

M Idris Jian Sidik • Minggu, 3 Mei 2026 | 13:45 WIB
Para anggota Lady Scooter Banjarmasin bersama tamu dari berbagai daerah foto bersama Wali Kota Banjarmasin dalam rangkaian perayaan Anniversary ke-10 Lady Scooter Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)
Para anggota Lady Scooter Banjarmasin bersama tamu dari berbagai daerah foto bersama Wali Kota Banjarmasin dalam rangkaian perayaan Anniversary ke-10 Lady Scooter Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Dan Lady Scooter Banjarmasin memilih untuk merayakan satu dekade perjalanan mereka bukan dengan cara biasa — melainkan dengan menggelar pesta skuteris yang belakangan disebut-sebut sebagai yang terbesar dalam sejarah komunitas Lady Scooter se-Indonesia.
 
Deretan skuter berjajar rapi, mesin menderu, dan tawa para perempuan biker memenuhi jalanan Banjarmasin sore itu. Ratusan skuteris dan bikers dari berbagai penjuru nusantara — Sulawesi, Sumatera, Bali, Yogyakarta, Solo, hingga Jakarta — hadir menyatukan semangat dalam satu perayaan yang penuh warna dan kebanggaan.
 
"Ini adalah anniversary kami yang ke-10. Perjalanan yang ingin kami rayakan bersama-sama dengan menyatukan antar komunitas — skuteris dan all bikers, termasuk motor custom dan Harley yang juga bergabung bersama kami," ujar Ketua Pelaksana kegiatan, Alfina Safitri SAB, Sabtu (2/5/2026) malam.
 
Rangkaian acara diawali dengan riding rolling city yang bertolak dari Kantor Wali Kota Banjarmasin dan finish di Taman Budaya Banjarmasin — sebuah rute simbolik yang membelah jantung kota dan menjadi tontonan menarik bagi warga yang menyaksikan dari tepi jalan.
 
Tak berhenti di situ, acara dilanjutkan dengan talk show yang menghadirkan Lady Scooter dari Jakarta, Yogyakarta, dan Solo, bersama sejumlah nama populer seperti Syntia Mariska, Dekjaw, dan King Masmus — selebgram Vespa yang sudah dikenal luas di kalangan komunitas motor nasional.
 
Yang istimewa, panitia juga menampilkan tarian Dayak sebagai bagian dari rangkaian acara — sebuah sentuhan budaya yang disengaja untuk menonjolkan kekayaan tradisi Kalimantan Selatan di hadapan para tamu dari luar daerah.
 
"Kami memang ingin menonjolkan kultur dan tarian tradisional dari Kalimantan Selatan. Karena yang hadir bukan hanya warga Banua, tetapi juga tamu dari berbagai daerah," jelas Alfina.
 
Dan pengakuan yang datang pun mengejutkan bahkan bagi Alfina sendiri. "Saya baru sadar kalau teman-teman menyatakan bahwa ini adalah acara pertama Lady Scooter paling besar se-Indonesia," ungkapnya dengan nada takjub.
 
Dampak Ekonomi dan Wisata yang Nyata
Di balik gegap gempitanya perayaan, ada dampak yang lebih luas yang dilihat oleh Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan, H. Edy Sudarmadi.
 
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar seremoni komunitas — melainkan bagian dari program IMI di bidang mobility yang menggabungkan olahraga motor dengan sport tourism.
 
"Ini adalah satu acara yang luar biasa. Ini adalah bagian dari program IMI di bidang mobility — bukan hanya kompetisi, tapi juga sport tourism. Dampaknya tentu berdampak pada ekonomi yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, dengan hadirnya kawan-kawan dari luar daerah, baik dari dalam Kalimantan maupun dari luar pulau," ujar Edy.
 
Ia juga berharap momentum satu dekade ini menjadi titik tolak bagi Lady Scooter Banjarmasin untuk terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak perempuan untuk bergabung dalam komunitas motor.
"Saya berharap dengan hadirnya Lady Scooter, akan semakin banyak Lady Biker lainnya yang terbentuk. Komunitas-komunitas ini akan semakin baik ke depannya," kata Edy.
 
25 Anggota dan Mimpi yang Lebih Besar
Saat ini Lady Scooter Banjarmasin memiliki 25-26 anggota aktif, dengan satu calon anggota yang menunggu proses pelantikan. Usai perayaan anniversary ini, komunitas berencana membuka rekrutmen anggota baru.
 
Alfina punya visi yang jelas untuk masa depan komunitas yang ia pimpin. "Visi kami adalah Lady Scooter Banjarmasin bisa menjadi wadah bagi pecinta skuteris khususnya wanita — untuk semakin berkembang, menyukai hobinya, semakin berani tampil beda, berani mengambil tantangan, dan berjiwa petualang seperti touring dan lain-lain," pungkasnya.
 
Dari Kota Seribu Sungai, sepuluh tahun telah berlalu. Dan Lady Scooter Banjarmasin membuktikan bahwa perempuan dan skuter bukan hanya soal gaya — tetapi soal keberanian, kebersamaan, dan semangat yang tidak pernah padam
Editor : Arif Subekti
#Terbesar #banjarmasin #scooter #perayaan