RADAR BANJARMASIN – Polemik soal posisi Tamara Bleszynski di pernikahan Teuku Rassya akhirnya mendapat penjelasan langsung dari sang mempelai pria.
Melalui unggahan di Instagram, Rassya buka suara untuk meluruskan anggapan yang beredar di publik. Ia menegaskan bahwa sang ibu bukanlah tamu undangan, melainkan tetap sebagai ibu dari mempelai.
“Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?” tulis Rassya.
Ia juga menyayangkan munculnya berbagai asumsi dari netizen yang dinilai terlalu jauh dalam menilai situasi keluarganya.
“Banyak dari kalian yang mempertanyakan, suudzon bahkan sampai menghina keluarga dan adik-adik saya… saya rasa harus dilurusin,” lanjutnya.
Dalam penjelasannya, Rassya mengungkap bahwa posisi orang tua sebenarnya sudah diatur dalam susunan acara. Ia bahkan menyinggung soal momen sungkeman dalam prosesi akad.
“Jelas kok dari potongan rundownnya… siapa yang berada di urutan paling pertama untuk saya sungkem di saat prosesi adat pada akad,” tulisnya.
Rassya juga membagikan tangkapan layar percakapannya dengan sang ibu, yang memperlihatkan adanya miskomunikasi menjelang hari pernikahan. Dalam chat tersebut, Tamara mengaku memilih hadir di resepsi saja.
“Mama sdh tua dan pusing dengan info2 yg berbeda,” tulis Tamara dalam percakapan.
“Gpp sya mama dateng resepsi aja,” lanjutnya.
Menanggapi hal itu, Rassya terlihat berusaha meyakinkan sang ibu agar tetap hadir dan tidak melewatkan momen penting tersebut.
“Please ma, maafin ya salah info dari WO-nya… mama jangan ga dateng ya,” tulis Rassya.
Ia juga mengungkap bahwa dirinya sempat merasa tertekan menjelang hari pernikahan dan sangat mengharapkan kehadiran ibunya.
“Rassya udah lagi stress banget… pengen minimal di luar dari segala ke-stressan ada mama yang happy di samping Rassya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rassya menjelaskan bahwa sejumlah hal teknis, termasuk busana, telah dikomunikasikan sebelumnya. Namun, terjadi kendala dan perubahan di saat-saat terakhir.
Dengan klarifikasi ini, Rassya berharap publik tidak lagi menyudutkan pihak mana pun, termasuk ibu sambungnya, Nourah Sheivirah, yang sebelumnya turut menjadi sasaran kritik.
“Jadi mohon sekali… jangan selalu utamain suudzon dan menghujat,” tutup Rassya.
Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan isu yang sempat viral, bahwa tidak ada unsur pengabaian terhadap Tamara. Situasi yang terjadi disebut murni karena miskomunikasi di tengah persiapan pernikahan.
Editor : Tia Lalita Novitri