RADAR BANJARMASIN – Selebgram sekaligus pebisnis skincare Shindy Samuel membagikan kisah pahit yang pernah menjadi titik terendah dalam hidupnya.
Belakangan, nama Shindy memang kembali ramai diperbincangkan publik. Ia mencuri perhatian usai menunjukkan transformasi tubuh yang signifikan.
Sebelumnya Shindy memiliki berat badan hingga 178 kilogram, kini tampil jauh lebih langsing dan percaya diri.
Di tengah sorotan tersebut, Shindy justru mengungkap pengalaman emosional yang selama ini ia pendam.
Lewat unggahan di Instagram, ia menegaskan bahwa masa terpuruk yang ia alami bukan berkaitan dengan kondisi fisik, melainkan perlakuan dari orang terdekat.
“Pernah ada di titik terendah dalam hidupku. Bukan saat berat badanku pernah di angka 178kg. Bukan juga saat dia ‘hampir tidak pernah‘ memberikan nafkah selama 9 tahun,“ tulisnya.
Ia mengungkap, luka terdalam justru datang dari ucapan yang menyakitkan. Shindy mengaku pernah disebut “badak” oleh sosok yang seharusnya paling menghargainya.
“Titik terendah dalam hidupku adalah saat aku dikatain ‘BADAK‘ oleh seseorang yang seharusnya paling meratukan aku,“ lanjutnya.
Pengakuan tersebut berkaitan dengan kondisi rumah tangganya bersama Rendy Samuel yang disebut sudah tidak bisa dipertahankan dan telah sampai pada talak tiga.
Shindy pun menekankan bahwa pernikahan seharusnya menjadi tempat saling menghargai, bukan justru melukai lewat kata-kata.
“Hari itu aku belajar, luka dari kata-kata bisa lebih dalam dari luka fisik,” ungkapnya.
Kini, pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi Shindy untuk bangkit. Ia mulai belajar mencintai diri sendiri dan memilih fokus pada kebahagiaan serta lingkungan yang lebih sehat.
“Aku tidak perlu menjadi sempurna untuk dihargai. Aku hanya perlu menjadi diriku sendiri,” tutupnya.
Editor : Tia Lalita Novitri