AMUNTAI – Warga Desa Sungai Waringin, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dibuat geger dengan kemunculan seekor buaya air tawar yang hanyut di aliran Sungai Tabalong, Selasa (7/4).
Reptil berukuran cukup besar itu terlihat dalam kondisi sudah mati. Tubuhnya mengapung di permukaan air, membengkak, dan dalam posisi terlentang.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, termasuk di atas jembatan sling Desa Sungai Waringin, sempat mengabadikan momen langka tersebut.
“Wii ganalnya, hmm bau!” celetuk salah seorang warga saat merekam kejadian itu.
Tak berselang lama, bangkai buaya tersebut terus terbawa arus sungai menuju hilir. Aliran Sungai Tabalong sendiri diketahui bermuara ke Sungai Barito.
Informasi yang dihimpun, buaya tersebut sebelumnya berada di wilayah Sungai Tabalong, tepatnya di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, sebelum akhirnya hanyut hingga memasuki wilayah Hulu Sungai Utara.
Fenomena ini menjadi perhatian masyarakat karena tergolong jarang terjadi. Banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk merekam dan membagikannya.
Anggota Damkar HSU, Edy Saputra, mengatakan kemunculan buaya di wilayah perairan Hulu Sungai Utara bukan hal baru. Sebelumnya, beberapa kali buaya sempat terlihat bahkan berhasil ditangkap.
“Kalau di HSU memang pernah ada buaya yang muncul dan berhasil diamankan. Untuk yang ini, kemungkinan terbawa arus dari hulu Sungai Tabalong,” ujarnya.
Editor : M Oscar Fraby