Ketua Panitia Lomba, Panji Akmal Hariadi didampingi panitia lainnya Aul Akhai menyebut antusiasme peserta cukup tinggi. Total pendaftar lomba, yang didominasi warga Kotabaru, kurang lebih mencapai 20 orang.
"Ini semuanya orang Kotabaru. Bahkan ada yang dari Cantung, Geronggang, sampai Tarjun. Sisanya di dalam Kotabaru," ujar Panji Akmal Rabu sore.
Lomba yang mensyaratkan lagu dangdut bebas yang dirilis sebelum tahun 2000 ini, mematok biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu per peserta.
Panji menjelaskan, babak penyisihan akan berlangsung selama dua malam, yakni malam ini (Rabu malam Kamis) dan berlanjut pada Jumat (14/11/2025) malam.
"Malam ini, (Rabu malam Kamis), yang tampil 15 peserta. Malam Jumat masih belum dipastikan karena pendaftaran masih dibuka," jelasnya.
Ajang ini semakin unik karena tidak hanya lagu, peserta juga diwajibkan mengenakan busana ala jadoel yang sesuai dengan lagu yang dibawakan.
"Kami juga mencari dan memunculkan lagu-lagu jadul yang datanya langka dan menarik tersendiri, untuk dijadikan pertunjukan," tambah Panji.
Tujuan utama digelarnya kompetisi ini, kata Panji Akmal, adalah selain memenuhi tuntutan untuk terus kreatif di Komunitas AKRAB, juga untuk lebih meramaikan pengunjung di Siring Laut.
Panitia menambahkan, bagi masyarakat Kotabaru khususnya pencinta dangdut jadul, pendaftaran masih dibuka hingga sore hari Jumat ini, untuk peserta berumur 15 tahun ke atas.
"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya pencinta lagu dangdut jadul, untuk menyaksikan. Karena acara ini akan seluruhnya bernuansa jadoel, baik dari lagu maupun segi pakaian," tutup Panji.
Editor: Toto Fachrudin
Editor : Arief