KOTABARU- Dunia musik di Kabupaten Kotabaru kini makin semarak.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kotabaru membuat gebrakan dengan menggelar ajang PAPPRI Love Song Writing Competition 2025.
Kompetisi ini bertujuan mencari bibit unggul pencipta lagu dari Bumi Saijaan.
Sebagai Juri dalam lomba ini, H Yudit dari DPD PAPPRI Kalsel, Hazri Dari DPD PAPPRI Kalsel dan Idiel dari DPC PAPPRI Kotabaru.
Ketua DPC PAPPRI Kotabaru, H Rudi Nugraha, Rabu (5/11) saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin mengatakan, ini merupakan cara mencari bibit-bibit para pencipta lagu yang selama ini mungkin terpendam bakatnya. “Kotabaru ini kaya akan talenta, dan kami ingin wadahi itu,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, kompetisi ini dibuka lebar untuk seluruh warga Kabupaten Kotabaru, tanpa batasan usia gratis pendaftaran dan lagu yang dilombakan harus bertema cinta.
"Yang pasti, lagu harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan bukan hasil olahan AI," tegas Rudi.
Durasi lagu maksimal 5 menit, dengan genre Pop Kreasi, dan lirik berbahasa Indonesia. Peserta juga wajib mengirimkan karya dalam format Audio MP3 dengan iringan band atau instrumen minimalis.
Dari sekian banyak karya yang masuk, PAPPRI Kotabaru kini sudah mengantongi sederet nama-nama pemenang pencipta lagu.
Mereka adalah talenta-talenta lokal yang karyanya dinilai punya potensi besar.
Terlihat dari daftar yang dirilis, nama-nama seperti Akhmad Fadillah dengan lagu Juwitaku, Akhmad Riduan dengan Cinta Yang Terpendam dan Kaulah Hidupku, serta Akhmad Syarkani lewat Jelang, menjadi sebagian kecil bukti bahwa kreativitas di Kotabaru tak ada habisnya.
Tak ketinggalan, ada juga Andika Rahmat dengan Jika dan Menanti, Arip dengan Memilikimu, Haris Maulana dengan Candu, Indrie Gusman lewat Mengapa, dan M Effendi dengan dua karyanya, Cukup Sudah dan Terimalah Cintaku.
Sederet nama lain yang tak kalah potensial adalah Rudi dan Maylanie Saputra lewat Jika Memang Engkau Tercipta Untukku, Rully Dhandi Nugroho dengan Pejuang Rupiah dan Rindu Tak Berujung, Selamat Ariadi dengan Kau Jodohku, Sri Wulan Dini dengan Aku Tau Tapi Diam dan Sutrisno dengan Mati Rasa.
Generasi baru juga siap unjuk gigi seperti Maulana Akhmad dengan Butterfly Era, Meidy Irawan dengan Sesal, Muhammad Damiat dan Reza Nurmahdi dengan "Aku Takkan Pernah Untuk, Muhammad Hamzah dengan Aku Merindu Sayang, Muhammad Irfansyah dengan Hujan dan Nada Jiwa, Muhammad Khair dengan Takkan Kembali, Reza Nurmahdi dengan Kuasa Waktu, Rian Candra dengan Bahagia Bersamamu, serta Riyan Akbar dengan Opera Cinta.