Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Water Barrier Bundaran Palam Dibuka untuk Roda Dua, Tekan Kepadatan di U-Turn BPS

Sheilla Farazela • Selasa, 15 Juli 2025 | 14:37 WIB

 

Sejumlah pengendara motor saat hendak berputar balik di Bundaran Palam, di mana terdapat celah yang dibuka hanya untuk pengendara roda dua. (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)
Sejumlah pengendara motor saat hendak berputar balik di Bundaran Palam, di mana terdapat celah yang dibuka hanya untuk pengendara roda dua. (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)

BANJARBARU — Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru resmi membuka akses khusus roda dua di Bundaran Palam, setelah melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas imbas penutupan Jembatan Ahmad Yani Kilometer 31.

Langkah ini dilakukan menyusul kepadatan lalu lintas yang terjadi di titik u-turn Jalan Trikora, tepatnya di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan.

“Akses putar balik di Bundaran Palam kami buka khusus untuk roda dua, supaya beban kendaraan tidak menumpuk di u-turn depan BPS,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Jalan (LLJ) Dishub Banjarbaru, Adi Royan Pratama, Selasa (15/7).

Dishub Banjarbaru sebelumnya menutup penuh area bundaran dengan water barrier dan mengalihfungsikan Bundaran Palam sebagai simpang tiga.

Namun, dalam evaluasi terakhir, Adi menyebut ada kebutuhan membuka sebagian jalur untuk pengendara motor agar arus lalu lintas lebih lancar.

“Dari hasil pantauan, antrean kendaraan banyak menumpuk di Jalan Trikora karena semua kendaraan diarahkan ke satu titik putar balik. Dengan adanya akses di Bundaran Palam, roda dua bisa lebih cepat mengakses Jalan Palam Raya,” jelasnya.

Adi Royan menegaskan, kebijakan ini hanya berlaku bagi pengendara roda dua. Sementara kendaraan roda empat dan angkutan berat tetap diarahkan putar balik di u-turn BPS.

“Mobil dan truk tetap berputar di BPS, yang bisa melintas di Bundaran Palam hanya motor,” tegasnya.

Dishub Banjarbaru menyatakan rekayasa lalu lintas ini akan terus dipantau secara berkala selama proses perbaikan Jembatan Km 31 berlangsung.

Selain fokus pengawasan di Bundaran Palam, Dishub juga mengatur arus kendaraan di Jalan Trikora dan Karang Anyar 1 untuk mengurangi kemacetan di ruas utama Jalan Ahmad Yani.

“Pantauan kami, jumlah kendaraan di Jalan A Yani sudah mulai menurun. Fokus pengawasan kami sekarang di jalur alternatif,” jelas Adi.

Editor : Arif Subekti
#arus kendaraan #Penutupan Jalan #U turn #banjarbaru #Kalsel #trikora