TANJUNG - Bertepatan Hari Bhayangkara ke 79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, bawang merah di Kabupaten Tabalong harganya turun.
Padahal, dua pekan lalu komoditi bumbu dapur itu melejit naik hingga hampir dua kali lipat.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Tabalong, Syam'ani, ketika di wawancarai, Selasa (1/7/2025).
"Dua minggu lalu harga di pasaran mencapai Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu perkilogram," katanya.
Ia memberitahukan, untuk hari ini sudah turun menjadi Rp 55 ribu perkilogram di pasaran.
Informasi yang diterima Syam'ani, penurunan harga bawang merah bertepatan masa panen produsen di Pulau Jawa, sehingga berdampak hingga ke Tabalong.
Walau harga telah turun dan relatif stabil, bertepatan peringatan Hari Bhayangkara ke 79, Diskop UKM Perindag Tabalong menggelar pasar murah untuk masyarakat umum.
Kegiatan dilaksanakan di halaman Pendopo Bersinar Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Pasar murah Diskop UKM Perindag menjajakan bawang merah dengan harga cukup murah.
"Dijual lebih murah Rp10 ribu dari harga pasar. Rp 45 ribu perkilogram," jelasnya.
Ratusan kilogram bawang merah yang dijajakan di pasar murah cukup antusias diminati warga, sehingga habis terjual hanya sekitar dua jam.
Editor : Arif Subekti