Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pulang Kampung, Pratiwi Bakar Semangat Literasi Tapin

Rasidi Fadli • Selasa, 10 Juni 2025 | 11:57 WIB
TALK SHOW: Ketua FTBM Tapin Yuspianor bersama Pratiwi Juliani yang menjadi narasumber talk show. (Foto: Fauzi for Radar Banjarmasin)
TALK SHOW: Ketua FTBM Tapin Yuspianor bersama Pratiwi Juliani yang menjadi narasumber talk show. (Foto: Fauzi for Radar Banjarmasin)

RANTAU – Geliat literasi di Tapin mendapat suntikan semangat baru. Minggu (8/6), Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Tapin menggandeng penulis nasional asal daerah, Pratiwi Juliani, dalam talk show bertajuk “Menulis Tapin Maju: Pemuda Berkarya, Daerah Berdaya untuk Indonesia di Bulan Bung Karno”, yang digelar di Cafe Three’fa, Rantau.

Pratiwi bukan nama baru dalam dunia literasi. Novelis nasional yang menulis Atraksi Lumba-Lumba, Dear Jene, dan Debu Dalam Angin ini juga dikenal sebagai penulis skenario dan Ketua Yayasan Richard Oh Kusala Indonesia. Di balik kiprahnya di tingkat nasional, Pratiwi tetap memanggul identitasnya sebagai putri asli Tapin.

Kehadirannya dalam forum ini disambut hangat. Ketua FTBM Tapin, Yuspianor, yang juga anggota DPRD Tapin dari PDI Perjuangan, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar selebrasi. “Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menulis adalah alat perjuangan. Literasi adalah jalan perubahan,” ujarnya, mengutip Bung Karno.

Yuspi menambahkan, FTBM selaras dengan visi Tapin 2025–2029, yakni Tapin Maju dan Beriman (Berintegritas, Sejahtera, Inovatif, Agamis, dan Berkelanjutan). Salah satu misinya: mencetak SDM unggul melalui penguatan literasi dan pembelajaran sepanjang hayat.

Meski baru terbentuk awal 2025, FTBM langsung tancap gas. Menghadirkan Pratiwi jadi bukti keseriusan mereka. “Kami ingin lahir banyak ‘Pratiwi-Pratiwi’ baru dari Tapin,” tegas Yuspi.

Pratiwi pun memuji langkah FTBM. “Forum ini bisa jadi suluh. Kalau rutin dilakukan, akan lahir generasi penulis dari banua,” ujarnya.

Salah satu ide dari talk show ini adalah lomba menulis bertema lokal Tapin. Usulan tersebut langsung disambut antusias, termasuk oleh Pratiwi. “Forum ini ruang kreatif. Lomba menulis sangat layak diwujudkan,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Zainal Abidin, Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kepala Dinas Perpustakaan, mewakili Bupati Tapin, H Yamani. Sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang hadir: pelajar, mahasiswa, guru, hingga pegiat literasi dari komunitas-komunitas lokal. 

Editor: Ramli Arisno

Editor : Arief
#Tapin #Literasi