Waktu remaja atau masa-masa sekolah, gamers sekalian pasti pernah dilarang orang tua bermain game.
Alasannya karena buang-buang waktu, menghambat prestasi akademik, atau dibilang mengganggu waktu belajar.
Mungkin apa yang dikatakan orang tua ada benarnya. Sebab orang tua melihat, bermain game tidak ada gunanya dan jauh dari kata edukasi.
Lebih-lebih, cukup banyak emosi muncul ketika bermain game akibat kalah atau hanya sekedar gangguan koneksi internet.
Stigma negatif pun muncul dari orang tua ketika melihat anak mereka bermain game karena tindakan yang disebutkan di atas.
Namun, orang tua perlu membuka diri juga bahwa tidak semua game membawa pengaruh negatif bagi anak-anak.
Masih ada game edukatif yang mampu mengasah kemampuan otak anak-anak seperti game-game di bawah ini.
1. Minecraft: Education Edition
Sesuai namanya, Minecraft ini edisi edukasi dari game populer ini. Anak-anak dapat leluasa membangun apa saja yang mereka inginkan, mulai dari bangunan sederhana hingga struktur yang rumit. Kreativitas anak-anak akan terasah dengan bermain Minecraft edisi ini.
Secara tidak langsung, anak-anak juga mampu memecahkan masalah dengan membangun strategi yang mampu berpikir kritis. Game ini juga dirancang agar multiplayer sehingga anak-anak dapat membangun kerja sama antar tim, membagi tugas, juga menyelesaikan tugas besar bersama. Secara tidak langsung, komunikasi antar pemain akan terjalin.
Eksplorasi bebas dan adanya eksperimen tidak membuat anak-anak merasa takut bermain game ini karena kreativitas kadang-kadang muncul dari proses trial dan error. Game ini dapat dimainkan di PC, Mac, iOS, dan Android.
2. Endless Alphabet
Alfabet tanpa henti, sesuai namanya, game ini bisa mengajarkan anak-anak tentang kata-kata dan alfabet. Anak-anak menyusun kata-kata dibantu dengan animasi yang menghibur. Lucu dan ekspresif yang ada pada karakter-karakter di game ini dapat membuat anak-anak terhibur.
Tanpa adanya batasan waktu membuat anak-anak bebas memainkannya sehingga mengeksplorasi game tanpa tekanan. Game ini tersedia di iOS dan Android.
3. Khan Academy Kids
Game ini dirancang lebih luas karena mencakup beberapa materi pelajaran, seperti matematika, membaca, menulis, hingga seni. Selain secara akademis belajar formal matematika, membaca, dan menulis, seni berupa menggambar dan mewarna menjadi penyeimbang game ini agar anak-anak juga dapat mengekspresikan seninya.
Karakter-karakter yang ada di game ini juga membantu anak-anak dalam berpikir imajinatif. Output game ini mampu membuat anak dalam pembelajaran keterampilan sosial dan emosional. Game ini bisa didapatkan di iOS dan Android.
Editor : Fauzan Ridhani