Politik tidak lepas dari kehidupan manusia karena pada dasarnya, politik mencoba mengatur kehidupan dari tingkat global hingga lokal.
Namun, jika ingin pemimpin suatu wilayah, maka ada cara tersendiri melalui sistem tersendiri atau bahkan tidak memungkinkan menjadi pemimpin karena wilayah tersebut menggunakan sistem monarki.
Selain ada hal yang mungkin sulit tercapai jika ingin menjadi pemimpin di dunia nyata, ada hal teknis yang kompleks, termasuk modal yang begitu besar.
Meskipun hal-hal di atas begitu sulit direalisasikan, tetapi simulasi menjadi pemimpin atau mencoba sensasi berpolitik dan melakukan strategi dapat dilakukan melalui game.
Setidaknya, ada 3 game yang bisa dicoba jika kita tertarik dengan politik dan strategi.
1. Total War: Three Kingdoms
Game ini berfokus pada politik di Tiongkok dengan nuansa zaman dulu, tepatnya sekitar tahun 190 Masehi. Game ini memainkan kampanye dengan sensasi mencekam tentang membangun kekaisaran, kenegaraan, serta penaklukan dengan pertempuran.
Game ini berkisah tentang Tiongkok yang terpecah belah sehingga pemain game ini mempunyai misi menjadi kaisar baru dan kehidupan baru.
Selain menjadi kaisar baru, pemain game ini menentukan 12 Panglima Perang dan merekrut karakter heroik untuk mendominasi di bidang militer, teknologi, politik, dan ekonomi.
Nantinya akan ada 3 kekaisaran Tiongkok dengan geografi dikelilingi daerah subtropis yang rimbun, gurun yang gersang, dan pegunungan yang tertutup salju.
2. Hearts of Iron IV
Game ini membawa kita pada nuansa Perang Dunia II. Salah satu yang ada di game ini ialah meluncurkan serangan untuk menerobos benteng Eropa hingga mendirikan negara sendiri dengan sistem demokrasi atau monarki.
Tujuan utamanya ialah berperang sesuai dengan latar belakang waktu game ini antara tahun 1942 hingga 1945. Perang yang dilakukan termasuk perang ideologi karena fokus tempat di game ini ialah Eropa Timur dan Eropa Tengah, negara-negara persemakmuran Inggris, hingga Tiongkok dan Jepang.
3. Political Animals
Berbeda dengan 2 game di atas yang lebih realistis karena karakternya manusia pada umumnya, sesuai nama game ini, karakternya ialah hewan. Fokus game ini ialah pemilihan umum (pemilu) yang akan dihadapkan dengan 2 karakter seperti, yaitu buaya korup dan tikus meritokrasi.
Sehingga kita akan dihadapkan pilihan, ingin menjadi korup seperti buaya bernama Croccy atau berintegritas seperti tikus bernama Mousey? Game ini benar-benar menggambarkan betapa hitam dan putihnya perpolitikan di sistem demokrasi.
Sayangnya, ketiga game ini belum tersedia di smartphone dan hanya dapat dimainkan di PC. Tetap saja, ketiga game ini sangat menarik dimainkan bagi mereka yang ingin simulasi menjadi pemimpin.
Editor : Fauzan Ridhani