BANJARBARU - Puluhan siswa SMAN 3 Banjarbaru dengan penuh semangat mengikuti kegiatan sosialisasi " Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) dan kompetisi diversity, equity, inclusivity kebhinekaan yang diselenggarakan oleh PAMA BBSO dan Binmas Polres Banjarbaru. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, Rabu (22/5).
Kepala Sekolah SMAN 3 Banjarbaru, Rahmah MPd menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini dan menekankan pentingnya pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas bagi para siswa. "Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan rutin diadakan, apalagi disampaikan oleh ahlinya, sehingga siswa-siswi kami dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di sekolah maupun lingkungan mereka masing-masing," ungkapnya.
Prihadi Suseno mewakili Manajemen PAMA BBSO, menyampaikan bahwa ini merupakan program IAABL dari Astra turun ke anak perusahaan salah satunya PAMA.
“Kami dari PAMA BBSO berkomitmen untuk terus berkontribusi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak sekolah yang baru berkendara,” ucapnya.
Disampaikan Prihadi, berdasar data statistik 2023, kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru didominasi oleh roda dua hampir 95 persen.
“Untuk itu, kegiatan ini kita gelar agar dapat meminimalisir tingginya angka kecelakaan tersebut, yaitu dengan cara memberikan wawasan kepada pelajar tentang cara aman berlalu lintas bersama Binmas Polres Banjarbaru,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan dari Binmas Polres Banjarbaru, Ipda Martoyo menyampaikan bahwa narasumber kegiatan ini adalah Bripka Aria Taufik Akbar dan Aiptu Romi purnama yang memberikan penjelasan mengenai berbagai aspek keselamatan berlalu lintas, mulai dari aturan dasar hingga pentingnya disiplin dan kepedulian dalam berlalu lintas.
“Saya harapkan peran aktifnya dari para siswa sebagai kader lalu lintas yang dapat membantu menyebarluaskan informasi dan praktik keselamatan berlalu lintas di kalangan teman-teman sebaya mereka,” tuturnya.
Acara ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para siswa. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi berlangsung, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
“Kegiatan ini kita harapkan dapat membentuk kader-kader lalu lintas yang mampu menjadi teladan dalam penerapan keselamatan berlalu lintas di lingkungan mereka,” ucap Ipda Martoyo.
Editor : Muhammad Helmi