BANJARMASIN - Festival Camping Penjuru Negeri Jambore Nasional Camping Adventure Family (Jamnas CAF) Indonesia 2024 sukses digelar di Alam Roh 20 Kiram, Karang Intan, Kabupaten Banjar, 17 -18 Februari tadi.
Lebih dari 1.000 peserta dari seluruh penjuru Kalsel, bahkan Kalteng, Kaltim dan luar Kalimantan mengikuti camping terbesar atau terbanyak dalam jumlah peserta, tenda atau campervan dalam satu acara yang pernah digelar di Kalsel awal tahun ini.
Dan bisa jadi ini menjadi rekor nasional pelaksanaan Jamnas CAF Indonesia, bila ditambah dengan peserta dari Jambore CAF 2 di pulau Jawa sukses digelar di lapangan Pusdikif Cipatat Kabupaten Bandung Jawa Barat dan Coban Rondo, Pujon - Malang, Jawa Timur pada 13 dan 14 Januari kemarin.
Berbagai acara digelar dalam rangkaian Jamnas CAF Indonesia ke-2 di Alam Roh 20. Dari flying fox untuk anak-anak yang disiapkan Pakde Ashadi dan team, edukasi pengolahan sampah organik oleh Eco Enzym Nusantara dan Anorganik oleh Putik Bersih. Juga dimeriahkan beberapa stand UMKN.
Setelah acara ceremonial dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur, para peserta Jamnas CAF 2 dihibur dengan penampilan berbagai tarian. Mulai Radap Rahayu dan Burung Ruai dari Sanggar Tari Maratus Lestari asal Banjarbaru. Kemudian penampilan tari Pangkur Sagu Papua dikelilingi atraksi api dan Mandau dari sanggar Tari Kasuari asal Banjarbaru.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi segala upaya yang bertujuan untuk mempererat hubungan silahturahmi dan membangun keluarga yang harmonis.
“Mari jadikan acara ini sebagai momentum untuk merenung dan memahami betapa pentingnya peran kita dalam membangun keluarga yang harmonis dalam tatanan masyarakat yang baik di Kalsel. Harmonisasi tidak terbatas pada tingkat masyarakat secara keseluruhan, tetapi dimulai dari tatanan terkecil yakni dalam sebuah keluarga,” ujar Agus Dyan Nur menyampaikan pesan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Malam Jamnas CAF Indonesia di Alam Roh 2 semakin pecah saat peserta dihibur penampilan live music dangdut dari AHIM Music Entertainment asal Banjarmasin serta pembagian doorprize. Dan malam Jamnas CAF 2 diakhiri api unggun serta ramah tamah diiringi irama musik Safe asal Haruyan. Dan paginya selain ada pembagian doorprize tahap kedua, juga ada senam pagi bersama, acara bersih-bersih, dan lanjutan flying fox untuk anak-anak.
“Keren pelaksanaan Jamnas CAF 2 di Alam Roh ini, lokasi kemah dan acaranya mantapp, kami tunggu even serupa dari CAF Kalsel, seru pokoknya,” ujar Subhan, peserta Jamnas CAF 2 asal Banjarmasin.
Ketua pelaksana Jamnas CAF 2 Indonesia di Kalsel, Abdur Rohman mengaku sangat puas atas pelaksanaan Jamnas CAF 2 tersebut. Gelaran acara berjalan lancar tanpa kendala dan peserta cukup banyak dan sesuai harapan panitia. Rohman mengapresiasi partisifasi peserta, pengisi acara dan tentunya pihak sponsor yang sudah sama-sama membantu kelancaran even tersebut.
“Terima kasih semua panitia atas kerja kerasnya, peserta, pengisi acara dan sponsor atas partisipasinya. Dan tentunya harapan kita adanya acara jambore nasional ini adalah bentuk rasa cinta terhadap para pecinta alam dengan harapan bisa membentuk pribadi yang hebat berkualitas. Tentunya makin akrab dan harmonis ke dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat dengan jalinan keakraban, silaturahmi lewat camping atau berkemah ini sekaligus memperkenalkan wisata - wisata di Kalimantan selatan,” ucap Rohman.
Sementara Ketua Umum CAF Kalsel, Didin mengucapkan banyak terima kasih Jamnas CAF 2 di Alam Roh 20 bisa berjalan dengan aman dan lancar. Antusias peserta dengan dibuktikan banyaknya peserta yang mengikuti acara camping ceria ini membuktikan bahwa kerja keras panitia, kerjasama peserta dan dukungan sponsor, acara seperti ini banyaknya peminatnya.
“Tentunya dukungan dengan banyaknya lokasi wisata di Kalsel yang dipakai sebagai tempat camping ini bisa mendukung atau mengenalkan wisata yang ada di Kalsel. Sebab pada dasarnya komunitas CAF ini selain sebagai ajang silahturahmi juga selalu mempromosikan wisata-wisata di Kalimantan Selatan baik yang dikelola pemerintah ataupun swasta," jelas Didin.
Editor : Fauzan Ridhani