BATAM - RIBUAN Seliners (pesepeda lipat) meramaikan even Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas XII) 2023 di Batam, 11 November tadi. Event ini dihadiri para peserta lokal dan mancanegara. Para peserta menempuh rute sejauh 26 Kilometer, start dari Kantor Wali Kota Batam, dan finish di Nuvasa Bay, Nongsa.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang datang ke Batam. Bagi Rudy, event Jamselinas ini merupakan ajang promosi Batam kepada. "Ini merupakan promosi gratis buat Kota Batam. Sepanjang rute, peserta bisa melihat pemandangan dan menikmati jalan baru yang selesai dilebarkan," ungkap Rudi.
Bahkan ke depannya, setelah selesai pembangunan jalan ini, Batam bisa mengelar event sepeda berskala nasional bahkan internasional. Sekaligus mengandalkan pariwisata dan industri, sehingga penyelenggaran event ini sukses digelar.
Ketua Panitia Jamselinas XII Batam 2023, Indra Haryanto mengungkapkan event ini diikuti kurang lebih 2.500 peserta, baik lokal maupun mancanegara. Bisa jadi ini merupakan peserta terbanyak selama penyelenggaran Jamselinas.
"Sambutan peserta luar biasa, dari peserta luar kota datang penuh semangat untuk turut andil meramaikan sport tourisme ini," ujar Indra.
Panitia juga mengapresiasi peserta dengan pengorbanan harus naik pesawat dengan biaya yang cukup mahal menuju Batam. Indra juga mengucapkan terima kasih buat teman- teman pengurus IDFB yang sudah datang di acara Jamselinas XII Batam 2023.
"Kita apresiasi atas minat dan antusias pesepeda untuk mengikuti Jamselinas di Batam. Apabila ada kekurangan saya selaku ketua panitia lokal mohon maaf yang sebesar besarnya," sebut Indra.
"Buat rekan-rekan yang telah hadir dan berpartisipasi di kegiatan Jamselinas XII Batam, saya atas nama pribadi dan atas nama rekan-rekan panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasinya. Serta, tidak lupa saya juga menghaturkan permohonan maaf atas segala hal-hal yang kurang berkenan," lanjut Ketua Indonesia Folding Bike (IDFB), S Purwanti yang akrab dipanggil Ipung.
Di sisi lain, Founder IDFB, Azwar Hadi Kusuma, di malam penutupan Jamselinas XII Batam 2023 sudah mengumumkan kandidat tuan rumah Jamselinas XIII 2024. Yakni, beberapa kota di Pulau Jawa. Antara lain, Bogor, Demak, Jepara, Kudus, dan Malang. Satu-satunya kandidat tuan rumah di luar Pulau Jawa, adalah Kota Banjarmasin, Kota Pusat Bisnis di Kalsel
"Sementara yang sudah mengajukan diri tuan rumah adalah Banjarmasin, Bogor, Demak, Jepara, Kudus dan Malang. Nanti, kita akan putuskan sambil menunggu kota lain yang ingin mengajukan sebagai tuan rumah. Tentunya calon tuan rumah pelaksana Jamselinas XIII 2024 yang akan dipilih bakal melewati mekanisme pemilihan seperti 2023," kata Azwar.
Banjarmasin sendiri sebagai satu-satunya kota dari luar pulau Jawa, menyatakan siap bila memang ditunjuk sebagai tuan rumah Jamselinas XIII 2024. Bahkan, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina langsung menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin berkomitmen mendukung penuh Jamselinas XIII 2024 di Banjarmasin.
Kesempatan mempromosikan keunggulan wisata berikut kearifan lokal Kota Banjarmasin yang ditawarkan panitia Jamselinas XII 2023 di Kota Batam, tak disia-sia kan H Ibnu Sina. Di Atrium Barat Megamall Batam Centre, orang nomor satu kota berjuluk Seribu Sungai ini menjelaskan beragam potensi pariwisata dan UMKM yang dimiliki Kota Banjarmasin, Minggu (12/11)
Dalam talk show bertema Pengembangan Pariwisata dan Penguatan UMKM di Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina tidak sendirian, ia ditemani istrinya, Hj Siti Wasilah, yang merupakan Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin. Mereka berdua kompak mempublikasikan semua potensi ekowisata Kota Banjarmasin, mulai dari wisata susur sungai, pasar terapung hingga kegiatan pariwisata berbasis olahraga.
“Jadi saya mempromosikan terkait dengan potensi ekowisata susur Sungai, pasar terapung dan juga yang kedua adalah yang sekarang sedang berkembang adalah potensi pariwisata berbasis olahraga,” ujar H Ibnu Sina, usai kegiatan tersebut. Untuk diketahui, kehadiran pemimpin Bumi Kayuh Baimbai diacara tersebut bukanlah hal yang direncanakan sebelumnya.
Saat ini, H Ibnu Sina tercatat sebagai peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Republik Indonesia yang dilaksanakan di Negara Singapura, dari tanggal 27 Oktober sampai 17 November 2023
Nah, mengingat lokasi antara Negara Singapura dan Kota Batam cukup berdekatan. Ditambah pada hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur bagi peserta Diklat Lemhanas, maka H Ibnu Sina pun menyatakan kesiapannya untuk memberikan paparannya dalam acara talk show tersebut.
"Banjarmasin adalah kota yang ramah untuk pesepeda. Rutenya cocok untuk bersepeda. Semoga Banjarmasin terpilih menjadi tuan rumah. Kami siap dengan even sport tourisme ini dengan segala potensi dan keunikan budaya, wisata, geografis dan even-even pendukung yang kami miliki. Kami tunggu para Seliners di Kota Seribu Sungai, kami akan berikan sensasi bersepeda yang tidak didapatkan di kota-kota lain," janji Ibnu yang hobby bersepeda tersebut.
Lebih lanjut, pria low profile ini kembali menjelaskan dengan kehadirannya di acara yang diikuti hampir seluruh kabupaten, kota se-Indonesia ini, tahun 2024 nanti, Kota Banjarmasin bisa dijadikan tuan rumah untuk acara bergengsi tersebut.
“Saya kira potensi wisata di Kota Banjarmasin sangat menarik bagi kota-kota lain. Kami berharap dan kita optimis tahun 2024 makin banyak kegiatan event-event di Kota Banjarmasin, makin banyak orang yang datang ke Banjarmasin, bukan hanya untuk berwisata tapi juga untuk olahraga,” harapnya.
Editor : Fauzan Ridhani