Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Apa Bedanya Pondok Pesantren dan Boarding school? Lihat Penjelasannya

Muhammad Helmi • Kamis, 6 Juli 2023 | 10:24 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
Baik pondok pesantren maupun boarding school, sekarang banyak dijadikan orang tua untuk pendidikan anaknya. Sama-sama sekolah berasrama membuat orang sulit membedakan keduanya. Bahkan banyak yang menganggap jika pondok pesantren dan boarding school itu sama padahal keduanya itu berbeda. Kira-kira, apa saja perbedaan pondok pesantren dan boarding school?

Inilah ulasan selengkapnya:

  1. Pengertian


Dari sisi pengertian, pondok pesantren dan boarding school itu berbeda. Pondok pesantren berasal dari gabungan 2 bahasa yaitu bahasa Arab dan juga bahasa Jawa. Pondok diambil dari bahasa Arab yaitu funduq yang berarti penginapan. Sedangkan pesantren merupakan bahasa Jawa yang berarti murid padepokan (cantrik). Apabila digabungkan pondok pesantren adalah tempat murid untuk mencari ilmu.

Lalu, apa itu boarding school ? boarding school adalah sekolah berasrama. Dimana siswa yang sekolah di boarding school harus tinggal di asrama dan memiliki jadwal pelajaran agama islam di luar jadwal sekolah formalnya.

  1. Proses Berdirinya


Pada umumnya pondok pesantren berdiri atas inisiatif seseorang yang ingin mengamalkan ilmu agama yang dimiliki sesuai dengan visi dan misinya. Pada awalnya, proses belajar mengajar dilakukan di rumah seseorang tersebut yang selanjutnya sering disebut dengan panggilan kiai. Karena banyaknya murid yang datang untuk belajar maka tempat belajar tersebut berkembang menjadi pondok pesantren.

Sedangkan boarding school didirikan oleh individu atau beberapa orang yang memiliki visi misi yang sama untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan. Setelah berdiri maka lembaga pendidikan akan mencari murid yang bersedia disana. Sistem pendidikan yang digunakan di boarding school bisa saja berubah tetapi tidak akan keluar dari visi dan misi awalnya.

  1. Proses Pembangunan


Proses pembangunan pondok pesantren dilakukan secara bertahap sesuai dengan modal yang tersedia. Karena biaya yang dimiliki sangat terbatas, pembangunan pondok pesantren sering dibantu oleh donatur. Murid yang mencari ilmu di pesantren tidak jarang dikenakan biaya untuk pembangunan. Dimana murid hanya diminta untuk membayar biaya keseharian santri saja.

Berbeda dengan proses pembangunan boarding school yang sudah terencana dengan baik dan menyediakan modal yang cukup. Biasanya bangunan boarding school lebih modern dengan fasilitas yang lengkap. Jika dilakukan pembangunan tambahan maka pihak sekolah akan memasukkan daftar biaya yang harus dibayar oleh siswanya.

  1. Biaya Pendidikan


Biaya pendidikan menjadi perbedaan pondok pesantren dan boarding school selanjutnya. Pada umumnya biaya pendidikan di pondok pesantren lebih terjangkau dan biaya SPP nya lebih murah. Ini dikarenakan fasilitas yang disediakan sangat sederhana. Bahkan ada pondok pesantren yang menggratiskan biaya SPP untuk para muridnya.

Sedangkan biaya pendidikan boarding school terkenal lebih mahal karena fasilitas yang disediakan sangat lengkap. Semakin lengkap dan modern fasilitas yang disediakan maka biaya SPP dan biaya lainnya juga semakin mahal.

  1. Kurikulum yang Digunakan


Kurikulum yang digunakan pondok pesantren berdasarkan pada Al-Qur’an, kitab kuning dan juga kitab-kitab arab lainnya. Dimana pendidikannya lebih menitikberatkan pada pendidikan Islam. Selain itu, juga diberikan pendidikan umum seperti pelatihan skill, pendidikan wirausaha dan sebagainya.

Adapun kurikulum yang digunakan oleh boarding school adalah kurikulum pendidikan formal yang dibuat pemerintah seperti Kurikulum Merdeka. Ada juga boarding school  yang menggunakan Kurikulum Nasional yang dipadukan dengan program keagamaan.

Itulah informasi tentang perbedaan pondok pesantren dan boarding school. Dari penjelasan diatas diketahui jika kedua lembaga pendidikan ini sangat berbeda. Meski begitu, keduanya mengharuskan siswanya untuk tinggal di asrama yang ada di lingkungan sekolah.

SMA Dwiwarna (boarding school) merupakan salah satu pondok pesantren boarding school terbaik di Indonesia. Sekolah ini dikatakan terbaik karena sudah memiliki akreditasi A (98), memiliki tenaga pendidik berkualitas serta menyediakan fasilitas sekolah yang lengkap dan modern. SMA Dwiwarna (boarding school) juga memiliki banyak ekstrakulikuler yang bisa dipilih oleh siswa sesuai bakat dan minat.

  Editor : Muhammad Helmi
#Tahulah Pian #Pendidikan