Bagi kalian yang senang pesta pora soal urusan perut. Sepertinya harus mulai menahan kebiasaan ini. Pasalnya makan secara berlebihan dapat berisiko terhadap beberapa gangguan kesehatan.
Dokter Dela Safira yang bekerja di Klinik Hairya di Banjarbaru mengatakan Karena berhubungan langsung dengan perut, maka makan dengan "kesetanan" bisa menyebabkan para terganggunya atau tidak efektifnya sistem pencernaan.
"Terlalu banyak makan saat akan membuat makanan yang kita makan menumpuk di dalam lambung," kata dokter berusia 36 tahun ini.
Lebih lanjut, penumpukan ini pun dijelaskannya membuat sistem pencernaan yang ada di tubuh akan lebih lama mencerna makanan yang sudah disantap.
"Apalagi jika kondisi perut sebelumnya kosong, maka ketika saat makan melahap sangat banyak akan terjadi penumpukan dan lambung terkejut, belum lagi apabila makanannya yang sulit dicerna seperti gorengan," bebernya.
Perut kembung adalah efek instan yang akan dirasakan seseorang ketika makan dengan porsi tidak wajar. "Akibat terjadi penumpukan di lambung tadi, akhirnya menyebabkan gas yang membuat perut kembung," paparnya.
Selain kembung, porsi berlebihan ketika makan juga berisiko membuat perut menjadi nyeri dan mual. Keadaan ini katanya karena asam lambung akan naik akibat penumpukan banyak makanan di perut.
"Kembung adalah gejala awal asam lambung mulai meninggi, jika lebih parah akan terasa nyeri di bagian perut disertai rasa mual," bebernya.
Naiknya asam lambung ini lah kata dokter Dela yang berisiko bagi penderita mag. "Bagi penderita mag hindari makan berlebihan dengan asumsi bisa menangkal mag jika terlambat makan, itu keliru," ingatnya.
Terkait porsi normal, dokter Dela menganjurkan agar jangan sampai merasa terlalu kenyang. "Berhentilah sebelum benar-benar merasa kenyang, itu lebih sehat, soalnya jika menuruti kehendak nafsu ya bakal lapar terus," tutupnya. (rvn)
Editor : Arief