Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kencing Bau Menyengat? Waspada, Anda Mungkin Mengidap Penyakit

Arief • Jumat, 23 Maret 2018 | 15:30 WIB
kencing-bau-menyengat-waspada-anda-mungkin-mengidap-penyakit
kencing-bau-menyengat-waspada-anda-mungkin-mengidap-penyakit

Urine yang keluar saat kencing normalnya mengandung aroma khas. Apabila urine yang keluar diiringi aroma lebih kuat dari biasanya itu menjadi pertanda bahwa Anda mengidap penyakit tertentu.


Urine terdiri dari air dan zat sisa dari ginjal. Ketika zat sisa makin banyak dibanding kandungan air maka dapat memicu kencing bau menyengat.


Umumnya masyarakat mengetahui bau urine menyengat disebabkan mengonsumsi makanan tertentu. Misalnya, petai atau jengkol yang memiliki senyawa sulfur alami yang membuat urine berbau tajam. Namun, bau pada urine akibat makanan akan segera hilang apabila zat penyebab bau sudah dikeluarkan dari tubuh.


Dokter umum di Banjarmasin, Yaniar Arief mengatakan sebaiknya waspada jika mengalami kencing bau tanpa mengonsumsi makanan apalagi obat-obatan.


"Kencing bau yang berlangsung lebih dari 12 jam, jika bukan disebabkan makanan atau obat-obatan, sebaiknya diperhatikan lebih lanjut. Terutama jika disertai dengan rasa sakit, mual, dan muntah," ujarnya.


Lantas, bagaimana mengatasinya? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar saluran kencing tidak menghasilkan kencing bau. Caranya dengan membiasakan banyak minum air putih minimal 2 hingga 3 liter atau 8 hingga 10 gelas per hari, tidak menahan buang air kecil, serta saat buang air kecil tidak perlu terburu-buru dengan mengejan untuk mengeluarkan urine lebih cepat.


"Normalnya, buang air kecil 5 hingga 7 kali per hari. Jika kurang dari itu, tambah porsi minum air putih. Apabila buang air kecil usahakan dalam posisi duduk," sarannya lantas mengingatkan jangan lupa membersihkan bagian luar kelamin dengan air bersih setelah kencing. Usahakan arah basuhan dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri pindah dari permukaan anus ke saluran kencing.(war/ma/dye)

Editor : Arief