Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Awas..!! Ini Bahaya Duduk Terlalu Lama

Arief • Selasa, 20 Maret 2018 | 11:08 WIB
awas-ini-bahaya-duduk-terlalu-lama
awas-ini-bahaya-duduk-terlalu-lama

Bekerja sambil duduk tentu mengasyikkan. Tetapi, terlalu sering duduk lama juga dapat membahayakan kesehatan.


Sebenarnya belum ada hasil penelitian yang secara pasti mengungkap berapa jam sebaiknya seseorang paling lama duduk.


Namun, ada sebuah penelitian yang menunjukkan duduk terlalu lama dalam jangka panjang dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit.


Selain membuat otot dan sendi lebih lemah dan kaku karena kurang aktif bergerak, duduk terlalu lama dipercaya dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga memengaruhi kinerja tubuh dalam mengatur tekanan darah, kadar gula darah, dan memproses lemak.


Lantas, bagaimana mengatasinya? Dokter umum di Banjarmasin, Yaniar Arief mengakui sebagian orang sulit mengurangi waktu duduk saat bekerja atau beraktivitas. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari berbagai dampak terlalu lama duduk.


Antara lain dengan mengatur waktu untuk berdiri sejenak, atau berjalan-jalan sebentar setiap setelah duduk selama 30 menit. Bisa pula dengan memperbanyak melakukan hobi yang memungkinkan Anda aktif bergerak. Misalnya, bagi perempuan dengan memasak atau berlatih menari.


Sementara untuk laki-laki, bisa dengan bersepeda. "Intinya, risiko terpapar penyakit karena kelamaan duduk bisa diatasi dengan melakukan beberapa perubahan yang bisa disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Tetap lakukan olahraga secara teratur untuk membantu tubuh tetap bugar," tuntasnya.(war/dye)


Berikut ini beberapa kondisi yang dapat dialami akibat terlalu banyak duduk:

Nyeri Kronis
Duduk terlalu lama akan memengaruhi otot punggung dan pinggul, menyebabkan otot-otot tersebut menjadi pegal dan nyeri. Ditambah lagi, postur duduk yang tidak benar dapat menekan cakram pada tulang belakang yang menimbulkan nyeri menetap dalam jangka waktu lama (kronis).

Perut Buncit
Duduk terlalu lama menyebabkan berkurangnya pelepasan molekul seperti lipoprotein lipase yang mengolah lemak dan gula tubuh, serta lebih mungkin terkena sindrom metabolik. Ini alasan mengapa duduk terlalu lama bisa menyebabkan perut buncit dan bertambahnya berat badan.

Sakit Punggung
Duduk terlalu lama berarti juga memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, otot punggung, dan leher. Menggunakan kursi ergonomis dapat membantu menjaga postur tubuh agar tetap nyaman. Meski demikian, tetap saja sebaiknya tidak terlalu lama duduk, mengingat risiko lain yang dapat timbul.

Deep Vein Thrombosis (DVT)
Dapat diartikan sebagai trombosis vena dalam alias penggumpalan darah yang terjadi di dalam pembuluh darah vena bagian dalam. Umumnya terjadi pada area tungkai. Kondisi ini dapat menjadi serius jika gumpalan darah itu kemudian terlepas dan mengalir ke paru.

Osteoporosis
Osteoporosis adalah tulang rapuh karena kualitas kepadatan tulang yang menurun, terutama pada usia lanjut. Hal ini dapat membuat seseorang sulit beraktivitas, bahkan aktivitas sederhana seperti mandi.

Atrofi Otot
Kaki dan bokong yang jarang digerakkan dapat menyebabkan atrofi otot, sehingga otot-otot tersebut menjadi lemah. Jika otot lemah maka lebih berisiko cidera.

Kanker
Meski alasannya belum dapat dipastikan, riset menemukan adanya keterkaitan antara duduk terlalu lama dalam jangka panjang dengan meningkatnya risiko terkena beberapa jenis kanker, seperti kanker kandung kemih atau kanker usus.

Diabetes
Duduk terlalu lama dapat menurunkan sensitivitas sel tubuh terhadap insulin, sehingga pembakaran karbohidrat dan gula untuk energi menjadi terganggu.

Penyakit Jantung
Duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular), termasuk stroke.

Editor : Arief