RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Tukang las yang beraktivitas di kawasan Pal 1 Banjarmasin bakal segera direlokasi.
Perumda Pasar Baiman Kota Banjarmasin menargetkan para tukang las tersebut mulai pindah ke kawasan Pasar Kupu-Kupu pada awal Desember 2026.
Direktur Utama Perumda Pasar Baiman Kota Banjarmasin, Muhammad Abdan Syakura mengatakan persiapan relokasi sudah mulai dimatangkan, bangunan yang berada di atas lahan tersebut juga sudah dibongkar.
"Untuk eksekusi pengerjaannya mulai awal Oktober. Akhir November diperkirakan sudah rampung," ujarnya.
Setelah pembangunan selesai, para tukang las ditargetkan mulai menempati lokasi baru pada awal Desember. "Total terdapat 28 kios yang disiapkan," sebutnya.
Jumlah tersebut mencakup para pedagang yang saat ini sudah berada di kawasan Pasar Kupu-Kupu, serta enam pedagang yang sebelumnya menyampaikan keluhan ke DPRD Kota Banjarmasin.
Abdan mengatakan penataan kawasan juga akan dibarengi dengan perluasan lahan parkir agar aktivitas perdagangan di lokasi baru tetap tertata dan tidak mengganggu akses masyarakat.
Fasilitas yang disiapkan pun dibuat seperti pasar pada umumnya. Setiap kios nantinya dilengkapi rolling door.
"Lengkap seperti pasar biasanya. Ada kios dengan rolling door, area parkir yang disediakan, fasilitas umum dan kantor pengelolaan," jelasnya.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan. Termasuk ruang laktasi yang sebelumnya turut diminta dalam pembahasan penataan kawasan.
Menurut Abdan, kawasan yang disiapkan cukup luas untuk menampung aktivitas para pedagang, termasuk nantinya membangun ruangan untuk pengelola.
Dengan target pembangunan rampung akhir November, Perumda Pasar Baiman berharap proses pemindahan bisa dilakukan sesuai jadwal.
Sehingga memasuki awal Desember, aktivitas tukang las Pal 1 sudah mulai berlangsung di kawasan Pasar Kupu-Kupu.
"Relokasi ini menjadi bagian dari penataan kawasan agar aktivitas perdagangan dan penggunaan ruang publik dapat lebih teratur, sekaligus memberikan tempat usaha yang lebih tertata bagi para pedagang," tutup Abdan.
Editor : Fauzan Ridhani