BANJARBARU — Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru berencana memperluas jaringan pipa air bersih atau leding di Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan.
Langkah tersebut dilakukan menyusul mengeringnya sumur milik warga RT 23 dan RT 24 akibat kemarau panjang.
Saat meninjau penyaluran air bersih pada Jumat (18/9), Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menegaskan perlunya solusi yang dapat memenuhi kebutuhan air warga secara berkelanjutan.
“Kami sudah lakukan komunikasi dengan Dinas PUPR. Ada jaringan pipa terdekat yang nantinya bisa dimaksimalkan. Pihak kelurahan akan menindaklanjuti agar kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di Kemuning, dapat terlayani secara berkelanjutan,” ujar Lisa.
Selain memanfaatkan jaringan pipa terdekat, Pemkot Banjarbaru juga memetakan sejumlah titik potensial untuk pembangunan sumur baru di kawasan tersebut. Penanganan jangka panjang ini menyusul langkah serupa yang sebelumnya telah direalisasikan di Kelurahan Sungai Tiung.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari warga. Ketua RT 23 Kelurahan Kemuning, Panca, mengatakan warga berharap jaringan air leding dapat segera masuk ke lingkungan mereka, terlebih jika biaya pemasangannya terjangkau.
“Intinya tinggal warga ini mampu atau tidak untuk memasang air leding. Kalau ada program pemasangan gratis, Insyaallah warga sangat menyambut baik,” ujar Panca.
Sembari menunggu realisasi teknis dari Dinas PUPR, penyaluran air bersih tetap dilakukan secara rutin oleh Pemkot Banjarbaru. Distribusi air dilakukan melalui kolaborasi bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Relawan Bares, dan TNI AU. (she/al/ris)
Editor : Arief M