RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – 14 Kios ludes dilalap api, pedagang Pasar Lama kini dihadapkan pada pilihan mencari tempat berjualan baru atau kembali bertahan di lokasi lama yang sudah tinggal puing.
Perumda Pasar Baiman Banjarmasin membuka opsi kepada para pedagang yang terdampak kebakaran untuk masuk ke area pasar yang menjadi aset perusahaan daerah.
Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Lama, Rabu (16/9/2026) dini hari menghanguskan 14 kios pedagang.
Namun, lokasi yang terbakar ternyata bukan merupakan aset Perumda Pasar Baiman.
Dirut Perumda Pasar Baiman, Muhammad Abdan Syakura mengatakan area yang terbakar berada di sempadan sungai.
Lokasi tersebut sejak awal ditempati masyarakat dan bukan berada di bawah pengelolaan Perumda Pasar Baiman.
“Area yang terbakar, yang berada di sempadan sungai, itu bukan merupakan aset Perumda Pasar,” ujarnya, Sabtu (19/9/2026) siang.
Meski demikian, Perumda Pasar Baiman tidak ingin lepas tangan. Pihaknya mencoba mencarikan solusi bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha.
Salah satu yang ditawarkan yakni memindahkan pedagang ke area pasar yang memang merupakan aset Perumda Pasar Baiman, yakni Pasar Abadi atau yang selama ini dikenal dengan sebutan Pasar Lama.
Abdan menegaskan area tersebut berbeda dengan lokasi yang terbakar.
Perumda Pasar Baiman hanya mengelola aset pasar yang memang diserahkan kepada perusahaan daerah.
“Kami juga mencoba memberikan solusi. Di Pasar Lama itu ada area pasar yang merupakan aset Perumda,” katanya.
Kendati demikian, belum ada kepastian seluruh pedagang bersedia menerima tawaran tersebut.
Perumda Pasar Baiman masih akan melakukan komunikasi dengan para pedagang untuk membahas rencana tersebut.
Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Sebab, sebagian kawasan yang sebelumnya digunakan pedagang berkaitan dengan bahu jalan yang menjadi kewenangan Dishub.
Abdan mengatakan pihaknya turun langsung ke lokasi setelah kejadian.
Saat itu, sejumlah pedagang masih sibuk menyelamatkan barang-barang yang tersisa.
“Awal pekan nanti kami surati. Kemudian kami undang ke kantor Perumda atau kami temui di area sana untuk berdiskusi,” jelasnya.
Dalam pertemuan itu, Perumda Pasar Baiman akan membahas kemungkinan pedagang masuk dan berjualan di area pasar milik perusahaan daerah.
“Apakah mereka bersedia untuk masuk ke dalam area pasar, nanti tergantung hasil koordinasi dan komunikasi,” pungkas Abdan.
Editor : Fauzan Ridhani