RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Proyek NUFRep juga berdampak pada kawasan Pasar Kuripan, Banjarmasin Timur. Sebanyak 74 pedagang dengan 81 kios mulai disiapkan untuk direlokasi.
Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin Muhammad Abdan Syakura mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang Pasar Kuripan terkait rencana tersebut.
“Sudah kami sosialisasikan. Mereka sudah mengetahui rencana NUFRep itu. Kami juga sudah melakukan pendataan,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).
Dari hasil pendataan Abdan menyebut terdapat 74 pedagang dengan 81 kios yang terdampak proyek. Pedagang yang terdampak nantinya tidak serta-merta dipindahkan ke lokasi yang jauh. Perumda Pasar berupaya agar mereka tetap berjualan di kawasan Pasar Kuripan.
Saat ini, pihaknya tengah mencari lokasi kosong yang bisa digunakan untuk menampung pedagang terdampak. Salah satu opsi yang dilirik berada di bagian belakang kawasan Pasar Kuripan.
“Rencananya yang terdampak nanti direlokasi. Untuk pengadaan lahannya ada di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin). Sementara kami carikan dulu tempat-tempat kosong yang tetap di Pasar Kuripan,” jelasnya.
Namun, kepastian lokasi relokasi masih dalam proses koordinasi. Termasuk terkait lahan di bagian belakang pasar yang belum sepenuhnya tersedia.
Ia belum bisa memastikan kapan pembongkaran kios pedagang akan dilakukan. Sebab, pihaknya masih menunggu koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas PUPR, mengenai tahapan pekerjaan proyek.
“Belum dapat tanggal pastinya. Kami masih koordinasi dengan pihak terkait mengenai kapan pekerjaan dimulai,” katanya.
Menurutnya, salah satu perhatian Perumda Pasar adalah kekhawatiran pedagang kehilangan pelanggan setelah pindah ke lokasi baru. Karena itu, relokasi diupayakan tetap berada di kawasan Pasar Kuripan. Dengan begitu, pelanggan diharapkan tetap datang ke pasar meski posisi kios pedagang berubah.
“Misalnya toko A pindah, tapi tetap di Pasar Kuripan. Jadi pelanggannya tetap ke Pasar Kuripan, hanya mendatangi tempat yang baru,” tuturnya.
Abdan memastikan pihaknya berupaya agar seluruh pedagang terdampak tetap bisa terakomodasi. Penataan lokasi relokasi akan disiapkan menyesuaikan kondisi dan ketersediaan lahan.
“Insyaallah masih bisa diakomodir di lokasi itu,” pungkas Abdan.
Editor : M Oscar Fraby