Hujan OMC Guyur Banjarbaru, Warga Pengayuan Bersyukur

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:09 WIB

 

HUJAN: Kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru, diguyur hujan saat pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Selasa (8/9). (Foto: Hendra untuk Radar Banjarmasin)
HUJAN: Kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru, diguyur hujan saat pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Selasa (8/9). (Foto: Hendra untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Hujan dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mengguyur kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Selasa (8/9) siang.

 

Guyuran hujan menjadi angin segar di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terlebih, kawasan Pengayuan menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kembali turun setelah Kalimantan Selatan memasuki musim kemarau sekitar dua bulan terakhir. Air hujan membantu membasahi lahan gambut yang mengering sekaligus meredakan titik api.

Di Pengayuan, hujan dilaporkan mengguyur wilayah RT 02 dan RT 03 Landasan Ulin Selatan. Hujan yang sebelumnya membasahi RT 02 kembali turun dan meluas hingga RT 03 sekitar pukul 14.00 WITA.

Ketua RT 02 Landasan Ulin Selatan Hendra mengatakan, hujan berlangsung sekitar 30 menit. Sebelum hujan mereda menjadi gerimis, kawasan tersebut sempat diterpa angin kencang.

Bagi warga, hujan tersebut membawa kelegaan setelah mereka menghadapi ancaman karhutla.

“Sangat senang, bersyukur benar, kita setiap kali berdoa ada niat di hati itu minta hujan gitu. Kebetulan hari ini dikabulkan, jadi bersyukur benar,” ujar Hendra.

Hujan Bantu Basahi Lahan Gambut

Menurut Hendra, hujan sangat membantu warga karena saat itu masih terdapat titik api. Guyuran air juga membasahi lahan yang sebelumnya kering.

“Alhamdulillah sangat membantu warga, karena saat itu sedang ada titik api. Meski singkat, hujan cukup membantu membasahi lahan dan menjaga ketersediaan air sumur,” tambahnya.

Hujan tidak hanya mengguyur Banjarbaru. Kabupaten Tanah Bumbu juga mendapat guyuran hujan pada hari yang sama.

Wilayah Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat diguyur hujan selama sekitar 15 hingga 20 menit mulai pukul 12.10 WITA.

Sebelumnya, hujan juga dilaporkan turun di sejumlah wilayah Banua Enam, meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, hingga Tabalong.

OMC Digencarkan Tangani Karhutla

Turunnya hujan di sejumlah wilayah Kalsel berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membantu penanganan karhutla.

Penyemaian awan terus dilakukan untuk memicu turunnya hujan. Upaya tersebut diharapkan membantu membasahi lahan gambut serta memadamkan sisa titik api yang masih terisolasi.

Guyuran hujan menjadi sangat berarti bagi kawasan rawan karhutla seperti Pengayuan. Selain membantu petugas menangani titik api, hujan mengurangi kekeringan lahan gambut dan membantu menjaga ketersediaan air bagi warga. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
karhutla Banjarbaru hujan OMC Banjarbaru lahan gambut Pengayuan karhutla kalimantan selatan Operasi Modifikasi Cuaca