Kabut Asap di Banjarmasin Makin Pekat, Warga Pilih Ungsikan Bayi

Tia Lalita Novitri • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:36 WIB
PEKAT: Kabut asap menyelimuti gerbang Antasari Bintang Residence, Banjarmasin Timur, Rabu (19/8). (Foto: Tangkapan Layar)
PEKAT: Kabut asap menyelimuti gerbang Antasari Bintang Residence, Banjarmasin Timur, Rabu (19/8). (Foto: Tangkapan Layar)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kabut asap di Banjarmasin, Rabu (19/8), terpantau semakin pekat. Jarak pandang pun menjadi lebih pendek dari biasanya, terutama di sejumlah kawasan permukiman di tepian kota.

Salah satunya di Antasari Bintang Residence, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur. Kabut asap mulai menebal sejak dini hari hingga pagi dan mencapai kondisi terparah sekitar pukul 07.00 Wita.

Salah satu warga Antasari Bintang Residence, Muhammad Ridwan, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Terlebih, ia memiliki bayi berusia sembilan bulan.

Baca Juga: Dikepung Kabut Asap, Udara Kalsel Masuk Kategori Berbahaya

“Dengan asap sepekat ini tentu khawatir, apalagi ada bayi. Bau asapnya juga semakin menyengat di hidung,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, gangguan kesehatan mulai dirasakan keluarganya. Ia bersama anggota keluarga mengalami batuk, pilek, dan mata perih hingga harus berobat ke klinik terdekat.

Menurutnya, warga yang memiliki bayi dan anak kecil idealnya mengungsi ke lokasi yang lebih aman. “Tapi sulit menentukan lokasi yang benar-benar bebas kabut, keluhan masyarakat rasanya sudah si mana-mana,” ujarnya. 

Baca Juga: Dikepung Kabut Asap, 12 Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terganggu 

Ia menilai kawasan tepian, terutama permukiman yang berdekatan dengan lahan kosong, semak-semak, dan area berhutan, lebih rentan terdampak kabut asap tebal.

“Untuk sementara, bayi saya diungsikan ke rumah orang tua dulu di kawasan tengah kota,” pungkasnya. 

Editor : Sutrisno
Kabut Asap banjarmasin