Pedagang di Jalan BRI Banjarmasin Minta Kepastian, Perumda Pasar Cari Solusi

Endang Syarifuddin • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:11 WIB
SIAPKAN OPSI: Perumda Pasar menyiapkan opsi lokasi baru di Jalan BRI, tepatnya belakang Kafe 101 dan solusi sementara. (Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin) 
SIAPKAN OPSI: Perumda Pasar menyiapkan opsi lokasi baru di Jalan BRI, tepatnya belakang Kafe 101 dan solusi sementara. (Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Pedagang koran di kawasan Jalan BRI masih harus bersabar menunggu kepastian. Pasalnya belum tahu kapan mereka bisa kembali berjualan, karena lokasi baru masih dalam proses pembongkaran.

Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, Muhammad Abdan Syakura memahami keresahan pedagang. Dia mengatakan akan segera berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk mencari solusi sementara bagi para pedagang.

"Kalau sementara waktu mereka ingin tetap berdagang sambil menunggu pembangunan pasar, itu nanti akan kita koordinasikan dengan pihak lurah dan kecamatan. Apakah memungkinkan mereka menggunakan gerobak terlebih dahulu di lokasi yang diperbolehkan," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Waduk Menyusut, Krisis Air Mengintai Kotabaru 

Abdan menjelaskan, Perumda Pasar siap menampung pedagang koran dan pedagang lainnya yang terdampak penertiban di Jalan BRI. Salah satu opsi lokasi berada di belakang Kafe 101.

Namun, lokasi tersebut belum bisa langsung digunakan. Sebab, masih terdapat sejumlah penghuni yang menempati aset Perumda Pasar. Mereka terlebih dahulu diminta pindah secara mandiri.

"Kami beri waktu satu bulan bagi para penghuni untuk melakukan pemindahan secara mandiri. Mereka sudah mengetahui. Kalau dalam satu atau dua minggu ini belum ada respons, kami akan melayangkan surat lagi," katanya.

Baca Juga: Kebakaran TPA Basirih Jadi Alarm, KLH Sudah Ingatkan Ancaman Sejak Juli

Setelah lokasi kosong, bangunan yang ada akan dibongkar sebelum dilakukan penataan dan pembangunan kios. Sementara untuk pedagang koran, Perumda Pasar akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Data tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan kios yang akan disiapkan.

"Kita akan undang dulu mereka. Kita harus tahu berapa jumlahnya dan kita data satu per satu, supaya nanti mereka juga masuk dalam data kios yang akan kita bangunkan," ujarnya.

Abdan menyebut konsep penataan nantinya akan dibuat lebih tertib. Pedagang tidak lagi menggunakan lapak sembarangan, tetapi bakal disiapkan dalam bentuk kios.

Baca Juga: 13 Kecelakaan di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Wakil Ketua DPRD Tanbu Usul Pos Relawan

"Nanti kita lihat posisi mana yang cocok untuk penjual koran. Memang ada wacana menggunakan gerobak dan sebagainya. Tapi kalau pasar itu sudah kita bangun, konsepnya akan dibuat lebih tertib dan nyaman dilihat, dalam bentuk kios-kios," tuturnya.

Abdan memastikan keluhan pedagang akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

"Kita akan koordinasikan secepatnya. Intinya jangan sampai selama menunggu pembangunan, pedagang tidak bisa berjualan. Kita cari dulu solusi sementara yang memungkinkan," pungkasnya.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Siswi SD, Ketua DPRD Banjarmasin Tegaskan Jangan Gegabah Menyimpulkan Tak Sengaja

Salah seorang pedagang koran, Pani, sebelumnya berharap ada kepastian agar dirinya tetap bisa mencari nafkah. Ia bahkan mengusulkan agar sementara waktu diperbolehkan menggunakan gerobak.

"Kami berharap ada solusi. Kalau kios belum bisa, mungkin sementara bisa menggunakan gerobak. Yang penting kami masih bisa berjualan dan menghidupi keluarga," harapnya.

Editor : Sutrisno
banjarmasin Pasar