RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali merombak kabinet birokrasinya, Selasa (4/8)
Sebanyak 91 pejabat mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemko Banjarbaru.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby menginstruksikan seluruh pejabat baru untuk langsung tancap gas dan beradaptasi di instansi masing-masing.
Ia menegaskan, rotasi dan promosi jabatan ini dilakukan untuk memperkuat kinerja pelayanan publik. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut tidak hanya responsif terhadap dinamika di lapangan, tetapi juga memegang teguh komitmen moral.
"Pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan organisasi masing-masing sesuai jabatannya. Poin utamanya, tetaplah menjadi ASN yang berintegritas tinggi, mampu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat, serta bijak dalam mengambil keputusan," tegas Lisa seusai prosesi pelantikan.
Masih adanya beberapa posisi kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kosong, Lisa memastikan proses pengisiannya sedang berjalan.
Pemko Banjarbaru kini menerapkan mekanisme manajemen talenta (talent management) sesuai dengan regulasi kepegawaian yang berlaku.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru, Slamet Riyadi, merinci bahwa dari total 91 ASN yang dilantik, terdiri atas 7 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II, 13 pejabat Administrator (Eselon III), dan 67 pejabat Pengawas (Eselon IV).
"Secara keseluruhan ada 91 pejabat yang dilantik. Prosesi berjalan lancar, termasuk satu pejabat atas nama Pak Bambang yang mengikuti pelantikan secara daring karena sedang menjalani perawatan kesehatan," jelas Slamet.
Mengenai pengisian jabatan Eselon II yang masih kosong, Slamet menegaskan bahwa Pemko Banjarbaru telah bertransformasi meninggalkan pola lama.
Sistem lelang jabatan (open bidding) kini digantikan oleh sistem manajemen talenta yang dinilai lebih terukur dan objektif berdasarkan pemetaan kualifikasi serta kinerja.
"Untuk dinas yang masih kosong, pengisiannya dilakukan melalui manajemen talenta sesuai dengan kualifikasi masing-masing," pungkas Slamet.