RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Tumpukan material bekas bongkaran bangunan yang selama ini memenuhi halaman SDN Mawar 7 akhirnya segera disingkirkan. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bergerak cepat setelah proses lelang terhadap material tersebut dinyatakan gagal karena tidak ada peminat.
Atas arahan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar turun langsung meninjau lokasi di Jalan Cempaka IX, Banjarmasin Tengah.
Di lokasi, Tezar mendapati material bekas pembongkaran yang diperkirakan mencapai tiga hingga empat truk masih menumpuk di halaman sekolah. Kondisi itu membuat ruang terbuka sekolah menjadi sempit dan mengganggu aktivitas siswa, termasuk pelaksanaan apel pagi.
Mantan Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin ini menjelaskan, sebelumnya material tersebut tidak bisa dipindahkan karena telah didaftarkan sebagai objek lelang. Sesuai ketentuan, barang yang telah masuk proses lelang tidak diperkenankan dipindahkan sebelum tahapan selesai.
"Kenapa sampai sekarang belum dipindahkan? Karena memang sesuai ketentuan yang berlaku, apabila sudah didaftarkan untuk proses lelang, maka tidak diperkenankan untuk melakukan pemindahan," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Namun, proses lelang tersebut akhirnya dinyatakan gagal lantaran tidak ada pihak yang mengajukan penawaran. Setelah berkoordinasi dengan Bidang Aset, pemerintah memutuskan material dapat dipindahkan ke lokasi penampungan sementara.
"Sekarang lelangnya gagal, tidak ada yang melakukan penawaran, jadi kita sudah koordinasikan dengan Kabid Aset bahwa ini boleh dipindahkan kalau ada tempat untuk meletakkannya. Kemungkinan akan kita tempatkan di Jalan Lingkar Selatan di samping kantor Dishub, Lingkar KIR," jelasnya.
Menurut Tezar, setelah dipindahkan, material tersebut tetap akan kembali diajukan pada proses lelang berikutnya sesuai ketentuan pengelolaan aset daerah. Langkah itu dilakukan agar administrasi aset tetap berjalan tanpa menghambat kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Rian Utama mengatakan proses pengangkutan material ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu pekan.
Dengan selesainya pembersihan, halaman SDN Mawar 7 diharapkan kembali dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat apel, olahraga, serta berbagai aktivitas siswa lainnya. Pemko juga memastikan lingkungan sekolah menjadi lebih aman, nyaman, dan representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Editor : Arif Subekti