RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kondisi Kantor Kelurahan Alalak Utara kian memprihatinkan. Plafon ruang pelayanan berlubang dan sebagian sudah ambruk. Kerusakan itu dinilai membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparatur yang setiap hari beraktivitas di kantor tersebut.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim. Ia menilai kantor tersebut sudah tidak lagi layak digunakan. Selain sempit, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu pelayanan publik.
"Kondisinya memang sudah tidak layak. Ada beberapa bagian yang rusak dan harus segera ditangani. Rencana pembangunan kantor baru sebenarnya sudah ada, pembebasan lahan juga sudah dilakukan dan DED sudah selesai," ujarnya, Senin (20/7/2026),.
Menurutnya, sembari menunggu pembangunan kantor baru, pemerintah perlu segera melakukan perbaikan darurat. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta mendorong kecamatan mengusulkan anggaran melalui APBD Perubahan agar kerusakan tidak semakin parah.
"Minimal dilakukan perbaikan sementara supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan nyaman," katanya.
Sementara itu, Lurah Alalak Utara, Endang Anggraeni Noorbah, mengatakan kondisi bangunan yang rusak sudah terjadi sejak dirinya mulai bertugas sekitar tiga tahun lalu. Kebocoran atap dan plafon yang beberapa kali ambruk membuat petugas selalu waspada saat melayani masyarakat.
"Sudah lama kondisinya seperti ini. Banyak titik bocor dan plafonnya pernah ambruk. Kalau ada warga mengurus administrasi, kadang kami minta bergeser karena khawatir ada plafon yang jatuh," ungkapnya.
Diketahui rencana pembangunan kantor baru sebenarnya telah dipersiapkan. Lahan sudah dibebaskan dan Detail Engineering Design (DED) juga telah rampung. Namun, pelaksanaannya harus ditunda akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Meski demikian, pihak kelurahan berharap perbaikan sementara dapat segera direalisasikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Editor : M Oscar Fraby