Kelola Data ASN Terbaik, Pemkot Banjarbaru Raih Peringkat Pertama IKADA 2026

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 13:51 WIB
PRESTASI: Pemko Banjarbaru sukses menyabet peringkat pertama se-wilayah kerja Kanreg VIII BKN dalam penilaian Indeks Kualitas Data Aparatur (IKADA) Semester I.(MC Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)
PRESTASI: Pemko Banjarbaru sukses menyabet peringkat pertama se-wilayah kerja Kanreg VIII BKN dalam penilaian Indeks Kualitas Data Aparatur (IKADA) Semester I.(MC Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.

 Kota Idaman sukses menduduki peringkat pertama kategori pemerintah kabupaten/kota dalam penilaian Indeks Kualitas Data Aparatur (IKADA) Semester I Tahun 2026 yang dirilis oleh Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarbaru.

Tidak tanggung-tanggung, Pemkot Banjarbaru meraih skor nyaris sempurna, yakni 99,99 dengan predikat Tinggi. 

Capaian ini menobatkan Banjarbaru sebagai daerah dengan kualitas pengelolaan data Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik di wilayah kerja Kanreg VIII BKN yang meliputi kawasan Kalimantan.

Sebagai informasi, pengukuran IKADA ini dilakukan secara ketat melalui empat dimensi utama pengelolaan data ASN. 

Meliputi completeness (kelengkapan), timeliness (ketepatan waktu), accuracy (akurasi), dan consistency (konsistensi). 

Tingginya nilai Banjarbaru menjadi indikator kuat keberhasilan pemkot dalam membangun tata kelola kepegawaian yang profesional, akurat, dan berbasis data.

Merespons capaian membanggakan tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Kendati demikian, ia mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri.

 “Alhamdulillah, dari hasil pemantauan Semester I ini Banjarbaru berhasil meraih peringkat pertama. Meski demikian, hasil ini masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan pemutakhiran data serta tahapan pengukuran IKADA Tahun 2026,” ujar Lisa.

Lisa menegaskan bahwa prestasi ini harus menjadi pemacu motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk menjaga kualitas data ASN secara berkelanjutan. 

Komitmen kuat ditanamkan agar setiap instansi terus dievaluasi demi mempertahankan, bahkan meningkatkan performa yang ada.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Banjarbaru ini juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan BKN.

 Menurutnya, penguatan tata kelola data wajib berjalan beriringan dengan upaya pencegahan fraud (kecurangan), optimalisasi sistem kepegawaian, serta peningkatan integritas aparatur.

“Langkah ini krusial untuk mendukung birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tambahnya.

Melalui pengelolaan data ASN yang valid dan mutakhir, Pemkot Banjarbaru optimistis berbagai kebijakan kepegawaian dapat disusun secara tepat sasaran. 

Hasil akhir dari tertib administrasi ini dipastikan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan merajai penilaian IKADA Semester I Tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Banjarbaru terus bergerak dinamis menuju birokrasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Editor : Fauzan Ridhani
Indeks Kualitas Data Aparatur kanreg VIII BKN Erna Lisa Halaby Pemko Banjarbaru