RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Denyut nadi perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Kampung Pelangi, Kelurahan Guntung Paikat, bersiap dipompa kembali.
Pemerintah kelurahan setempat bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru kini tengah merancang strategi matang untuk menghidupkan kembali sektor kuliner yang sempat mati suri dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Disporabudpar Kota Banjarbaru turun langsung melakukan pembinaan intensif terhadap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Pelangi pada Kamis (9/7) tadi.
Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, tidak menampik adanya penurunan aktivitas ekonomi kreatif di objek wisata tematik tersebut.
Padahal, sektor kuliner dahulu menjadi salah satu daya tarik utama yang paling banyak mendatangkan perputaran uang bagi masyarakat sekitar. "Melalui kolaborasi erat bersama masyarakat dan penguatan Pokdarwis, fokus kami saat ini adalah mengembalikan gairah UMKM lokal tersebut," ujar Reza.
Menurutnya, mempercantik estetika fisik Kampung Pelangi dengan warna-warni cat saja tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan perputaran ekonomi yang sehat. "Untuk itu, Pokdarwis kini diproyeksikan menjadi ujung tombak sekaligus katalisator yang mendampingi warga untuk mengemas produk lokal agar memiliki nilai tambah," ujarnya.
Nantinya, wisatawan tidak hanya disuguhi pemandangan visual, melainkan didorong untuk berbelanja kuliner khas Banjar, memburu kerajinan tangan, hingga membeli suvenir khas setempat. Untuk memuluskan target tersebut, pemerintah akan memfasilitasi pelatihan kualitas produk, pengemasan, hingga digital marketing untuk memperluas pasar.
"Jika kawasan sudah tertata dengan baik, fasilitasnya lengkap, dan aktivitas ekonominya hidup, maka perputaran modal tidak akan berhenti. Ini akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Guntung Paikat," tambah Reza. (she/al/ris)
Editor : Arief