Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

12 Calon Gugur Seleksi Administrasi JPT Pratama, Banyak yang Lalai Pada Saat Proses Pendaftaran

Zulvan Rahmatan • Kamis, 9 Juli 2026 | 12:09 WIB
PROGRES: Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar menjadi Ketua Panitia Seleksi JPT Pratama. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
PROGRES: Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar menjadi Ketua Panitia Seleksi JPT Pratama. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Persaingan memperebutkan tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemko Banjarmasin semakin mengerucut. Sebanyak 12 ASN dinyatakan gugur pada tahap seleksi administrasi.

Dari total 47 ASN yang mendaftarkan diri, hanya tersisa 35 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Ketua Panitia Seleksi, Ichrom Muftezar mengatakan hasil seleksi administrasi telah diumumkan melalui Surat Nomor 800.1.2.6/002/PANSEL-JPT/BJM/VII/2026. "Sebanyak 35 peserta memenuhi syarat administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya," ujarnya, Rabu (8/7).

Meski hanya diikuti 35 orang, total lamaran yang masuk mencapai 57. Hal itu karena beberapa peserta mendaftarkan diri pada lebih dari satu jabatan yang dibuka. Tujuh jabatan yang dilelang meliputi Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Tezar menjelaskan, sebagian besar peserta yang gugur disebabkan kelalaian saat proses pendaftaran. Ada pelamar yang hanya melakukan registrasi di sistem tanpa mengunggah dokumen persyaratan yang diwajibkan. "Mungkin masih ada yang setengah hati, coba-coba, atau mengurungkan niat saat mengajukan administrasi," katanya.

Selain itu, terdapat pula pelamar yang berasal dari luar Kalimantan Selatan, sehingga tidak memenuhi persyaratan karena seleksi hanya diperuntukkan bagi ASN yang bertugas di wilayah Kalimantan Selatan.

Seluruh peserta yang lolos administrasi telah mengikuti asesmen kompetensi di Banjarbaru pada 4–5 Juli 2026. Tahapan berikutnya berupa paparan makalah dan wawancara berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Juli.

Menurut Tezar, hasil asesmen dari tim penilai independen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah diterima Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin.

Dalam satu hingga dua hari ke depan, panitia akan menggabungkan seluruh nilai dari setiap tahapan seleksi. Selanjutnya akan ditetapkan tiga peserta dengan nilai terbaik pada masing-masing jabatan untuk disampaikan kepada Wali Kota Banjarmasin sebagai bahan penentuan pejabat definitif. "Nanti seluruh nilai akan kami lakukan scoring. Setelah itu ditetapkan tiga peserta terbaik untuk masing-masing jabatan, dan disampaikan kepada Wali Kota Banjarmasin," pungkasnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#asn #banjarmasin #Pergantian Jabatan #berita Banjarmasin