RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kota Banjarmasin yang mencapai sekitar Rp538 miliar menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR menegaskan kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada pelaksanaan anggaran tahun berikutnya.
Menurutnya, tingginya SiLPA dipengaruhi karena masih terdapat sejumlah kegiatan yang belum terlaksana secara maksimal hingga akhir tahun anggaran.
"SiLPA ini terjadi karena beberapa hal. Pertama, target PAD kita berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Tentu ini patut kita syukuri karena pendapatan daerah meningkat," ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Meski demikian, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini menekankan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak boleh menjadikan kondisi tersebut sebagai hal yang lumrah. Pelaksanaan kegiatan harus dimulai sejak awal tahun agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.
"Semua kegiatan harus dimulai dari awal tahun. Jangan menunggu di akhir, karena kalau terjadi keterlambatan, pekerjaan berisiko tidak selesai tepat waktu," tegasnya.
Ketua DPC Gerindra Banjarmasin ini menginginkan pola kerja OPD berubah. Perencanaan hingga proses pengadaan harus segera dilakukan setelah dokumen anggaran efektif berjalan sehingga serapan anggaran dapat lebih maksimal.
Iya juga mengingatkan seluruh pelaksanaan program tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, percepatan penyerapan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas maupun tata kelola pemerintahan yang baik.
"Kita berharap seluruh kegiatan bisa diselesaikan dengan baik sehingga anggaran yang tersedia benar-benar terserap maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," katanya.
Ia juga menyoroti proses pembebasan lahan yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Menurutnya, tahapan tersebut harus dipersiapkan sejak awal agar tidak menghambat pekerjaan fisik di lapangan.
"Pembebasan lahan harus dipersiapkan lebih awal. Jangan sampai terlambat karena akan menghambat pelaksanaan proyek. Semua harus disesuaikan sejak awal agar tidak muncul kendala di tengah jalan," pungkas Yamin.
Editor : M Oscar Fraby