Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kabel Semrawut Belum Dipangkas, Pemko Banjarmasin Masih Susun Peta Jalan

Endang Syarifuddin • Minggu, 5 Juli 2026 | 14:07 WIB
KABEL: Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin membenahi kabel yang menjuntai dan mengganggu pengguna jalan. (Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
KABEL: Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin membenahi kabel yang menjuntai dan mengganggu pengguna jalan. (Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Penataan kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Banjarmasin belum akan langsung dieksekusi.

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin masih fokus menyusun masterplan atau peta jalan sebagai acuan sebelum jaringan dipindahkan ke bawah tanah secara bertahap.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banjarmasin, Febpry Graha Utama mengatakan, penyusunan rencana induk tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR.

Tahapan perencanaan dinilai menjadi bagian paling penting agar pelaksanaan di lapangan tidak mengganggu layanan internet masyarakat.

"Perencanaan harus disusun matang. Kita harus mengetahui posisi jaringan mana yang sudah siap dipindahkan ke bawah tanah," ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Menurut Febpry, hasil kajian tim konsultan menunjukkan kondisi infrastruktur jalan di Banjarmasin terbagi dalam empat tipikal. Mulai dari jalan yang sudah memiliki trotoar dan drainase lengkap, jalan bertrotoar tanpa ducting, jalan yang hanya memiliki drainase, hingga jalan yang hanya memiliki bahu jalan.

Perbedaan karakteristik tersebut membuat metode penataan tidak bisa diterapkan secara seragam di seluruh wilayah.

"Kondisi tiap ruas jalan berbeda, sehingga penanganannya juga harus disesuaikan," katanya.

Ia menyebut kawasan Jalan Lambung Mangkurat menjadi lokasi yang paling siap dijadikan proyek percontohan. Selain merupakan kawasan pusat perkantoran dan bisnis, infrastruktur di lokasi tersebut dinilai paling mendekati kriteria ideal untuk memulai penataan utilitas bawah tanah.

Diskominfotik juga telah menggelar diskusi bersama para penyedia layanan internet. Dari pertemuan itu, seluruh provider pada prinsipnya mendukung program penataan kabel demi meningkatkan estetika Kota Banjarmasin.

Skema yang disiapkan menggunakan kombinasi jaringan utama di bawah tanah dan tiang bersama sebagai jalur distribusi menuju pelanggan. Nantinya jaringan utama akan ditempatkan di dalam ducting bawah tanah yang dilengkapi manhole dan Optical Distribution Point (ODP), sedangkan sambungan menuju rumah warga tetap menggunakan tiang bersama.

"Jadi pola distribusinya menyebar ke pelanggan, tetapi jaringan utamanya tetap berada di bawah tanah," jelasnya.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan terburu-buru menurunkan kabel udara apabila infrastruktur bawah tanah belum siap. Langkah tersebut penting untuk mencegah terganggunya layanan internet masyarakat.

"Pemerintah akan menyusun tahapan pelaksanaan beserta jadwal yang jelas, sekaligus membangun komunikasi intensif dengan seluruh provider, termasuk membahas regulasi dan skema investasi yang diperlukan agar proses penataan berjalan lancar," tutupnya.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #kabel semrawut